unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Persija Klarifikasi Laporan APPI, Bantah Tunggak Gaji 15 Pemain
Hiburan

Persija Klarifikasi Laporan APPI, Bantah Tunggak Gaji 15 Pemain

Persija Klarifikasi Laporan APPI, Bantah Tunggak Gaji 15 Pemain
Potret pertandingan Persija Jakarta vs PSMS Medan, I League Cup musim 2026/2027 (Youtube/Rans Entertainment) • Youtube/Rans Entertainment
A A Ukuran Teks16px

Persija Jakarta akhirnya buka suara soal laporan Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) yang menyebut Macan Kemayoran menunggak gaji 15 pemainnya. Manajemen menegaskan tudingan itu tidak benar.

Klarifikasi disampaikan melalui keterangan resmi yang dirilis pada Jumat (6/11). Direktur Persija Jakarta, Mochamad Prapanca, menegaskan seluruh kewajiban pembayaran gaji pemain sudah diselesaikan secara penuh dan tepat waktu.

"Seluruh kewajiban gaji pemain telah dibayarkan secara penuh dan tepat waktu. Tidak ada tunggakan gaji pemain sebagaimana yang disampaikan dalam laporan APPI," kata Prapanca.

Laporan APPI ke FIFA Jadi Pemicu Kegaduhan

Menurut Prapanca, laporan yang disampaikan APPI kepada FIFA pada 27 Oktober lalu menjadi pemicu kegaduhan di publik dan media sosial. Padahal, klaim mengenai tunggakan tersebut dinilai tidak memiliki dasar yang kuat.

"Kami menghormati APPI sebagai mitra yang sangat penting bagi sepak bola Indonesia. Tapi dalam hal ini, kami merasa perlu untuk memberikan klarifikasi yang utuh berdasarkan fakta," ujarnya.

Prapanca memastikan Persija telah memenuhi seluruh kewajiban finansial kepada para pemainnya, termasuk gaji dan bonus, sesuai ketentuan kontrak yang telah disepakati.

"Pertama, seluruh pemain Persija telah menerima pembayaran gaji dari klub secara penuh dan tepat waktu," katanya.

"Kedua, terkait dengan bonus yang dimaksud, tidak ada kewajiban bonus yang belum dibayarkan."

Bukan Gaji Menunggak, tetapi Beda Tafsir soal Bonus

Persija menjelaskan, isu bonus yang menjadi polemik muncul akibat perbedaan penafsiran atas ketentuan dalam kontrak pemain. Bonus yang dimaksud merupakan bonus kolektif yang hanya dapat diberikan apabila tim mencapai target tertentu di akhir musim.

Namun, APPI menafsirkan bonus tersebut sebagai hak yang seharusnya dibayarkan setiap bulan, sehingga muncul dugaan adanya tunggakan. Persija menilai penafsiran tersebut keliru dan tidak sesuai dengan isi kontrak.

Manajemen pun menegaskan siap berdialog dengan APPI untuk meluruskan persoalan ini secara terbuka dan profesional.

Persija Siap Berdialog

Persija menegaskan komitmennya untuk terus menjaga hubungan baik dengan APPI dan seluruh pemangku kepentingan sepak bola Indonesia.

"Kami selalu terbuka untuk berdiskusi secara konstruktif dengan APPI dan seluruh pemangku kepentingan sepak bola Indonesia. Karena yang terpenting bagi kami adalah terciptanya iklim sepak bola yang sehat, profesional, dan berkelanjutan," kata Prapanca.

Di tengah polemik ini, Persija tetap fokus menghadapi pertandingan besar melawan Persebaya Surabaya pada Sabtu (7/11) pukul 19.00 WIB di Jakarta International Stadium. Laga tersebut akan disiarkan langsung di Indosiar dan Vidio.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru