unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Inter vs Como: Nerazzurri Incar Rekor Kandang, Fabregas Belum Pernah Menang Lawan Mantan Klub
Hiburan

Inter vs Como: Nerazzurri Incar Rekor Kandang, Fabregas Belum Pernah Menang Lawan Mantan Klub

Inter vs Como: Nerazzurri Incar Rekor Kandang, Fabregas Belum Pernah Menang Lawan Mantan Klub
Pemain Inter Milan dan Hellas Verona bertanding di San Siro
A A Ukuran Teks16px

Inter Milan akan menjamu Como 1907 di Stadion Giuseppe Meazza pada Minggu, 8 November 2026, dalam lanjutan pekan ke-11 Serie A. Laga ini mempertemukan juara bertahan Italia dengan tim kejutan musim ini yang dilatih Cesc Fabregas.

Pertandingan digelar Minggu pukul 18.00 waktu setempat, atau Senin, 9 November 2026 pukul 00.00 WIB. Inter datang dengan 25 poin dari 10 laga, hasil delapan kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan. Como membuntuti di posisi keempat dengan 23 poin, rekor terbaik klub di tahap ini dalam satu musim kasta tertinggi.

Rekor pertemuan sangat memihak tuan rumah. Inter memenangi 11 laga liga beruntun atas Como, rentetan kemenangan terpanjang Nerazzurri atas satu lawan mana pun di Serie A. Como juga sudah 21 kali kalah dari Inter di liga, lebih banyak dibandingkan melawan tim mana pun.

Fabregas dan Kutukan Lawan Inter

Cesc Fabregas belum pernah menang atas Inter dalam enam pertemuan, dengan lima kekalahan dan satu hasil imbang. Di Serie A, empat pertemuan berakhir dengan Como hanya mencetak dua gol dan kebobolan 12 gol. Inter juga memenangi 14 laga kandang liga beruntun atas Como sejak kekalahan kandang pertama pada 1950.

Inter juga mengincar kemenangan kandang keenam beruntun musim ini. Jika tercapai, pencapaian itu hanya pernah diraih klub pada musim 1937-38, 1950-51, 1953-54, dan 1979-80. Lima laga kandang sejauh ini semuanya dimenangi Inter dengan total 17 gol.

Modal Berbeda Kedua Tim

Inter datang setelah kalah 3-1 di derby Milan yang mengakhiri 19 laga tak terkalahkan, lalu bangkit dengan kemenangan 3-0 atas Feyenoord di Liga Champions. Marcus Thuram patut diwaspadai Como, karena ia sudah mencetak empat gol dalam tiga laga Serie A melawan tim tersebut.

Como justru datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menang 9-1 atas RC Lens di Liga Champions, kemenangan tandang dengan selisih delapan gol pertama dalam sejarah kompetisi itu. Fabregas menyebut laga di San Siro sebagai tolok ukur perkembangan timnya, dan menegaskan Inter tetap tim terkuat di Italia.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru