Rating TV Terbaru Hari ini 27 Februari 2026: Indosiar dan SCTV Dominasi Layar Kaca, Program Olahraga dan Sinetron Jadi Favorit Pemirsa
Jumat
27-02-2026 /
15:35 WIB
Beri cinta waktu--
Persaingan ketat antar stasiun televisi nasional terus memanas. Data rating terbaru menunjukkan dinamika menarik dalam preferensi penonton Indonesia, di mana program olahraga, sinetron romantis, hingga tayangan religi berhasil mencuri perhatian pemirsa. Indosiar dan SCTV, dua jaringan di bawah naungan Emtek, tampil dominan dengan menguasai sebagian besar posisi puncak, sementara Trans 7 menunjukkan kekuatan konten talkshow dan hiburan yang berbeda.
Bagi industri penyiaran, rating bukan sekadar angka. Ia merupakan cerminan langsung dari selera, kebutuhan, dan emosi jutaan penonton di seluruh Nusantara. Artikel ini akan mengupas tuntas daftar 10 program TV dengan rating tertinggi, menganalisis faktor kesuksesan masing-masing tayangan, serta memotret tren konten yang sedang diminati masyarakat Indonesia saat ini.
Indosiar Memimpin dengan Kombinasi Sinetron dan Siaran Langsung Olahraga
Posisi puncak diraih oleh Indosiar melalui program "Merangkai Kisah Indah". Sinetron ini berhasil menyentuh hati penonton dengan alur cerita yang emosional, konflik keluarga yang relevan, serta pemeran yang mampu membangun chemistry kuat. Kesuksesan ini mengonfirmasi bahwa sinetron dengan narasi "kisah indah" dan nilai-nilai kehidupan tetap menjadi tulang punggung rating televisi nasional.
Tidak kalah menarik, Indosiar juga menempatkan diri di posisi kelima dengan siaran langsung BRI Liga 1: Persebaya vs PSM. Ini adalah bukti nyata bahwa konten olahraga, khususnya sepak bola lokal, memiliki basis penggemar yang sangat loyal dan massal. Atmosfer pertandingan, tensi tinggi, dan rasa memiliki terhadap klub membuat siaran langsung olahraga menjadi magnet rating yang sulit ditandingi format lain pada slot waktu tertentu.
Fakta Menarik: Kombinasi antara sinetron dan siaran olahraga menunjukkan strategi Indosiar yang cerdas dalam menjangkau segmen penonton yang beragam, dari ibu-rumah tangga hingga penggemar sepak bola pria dewasa.
SCTV Konsisten dengan Formula Sinetron Romantis dan Religi
SCTV menunjukkan konsistensi yang mengagumkan dengan menempatkan empat programnya dalam 10 besar. Tiga di antaranya adalah sinetron dengan tema cinta: "Istiqomah Cinta", "Beri Cinta Waktu", dan "Lorong Waktu". Formula ini tampaknya belum ada matinya. Penonton Indonesia masih sangat tertarik pada cerita cinta yang penuh rintangan, pengorbanan, dan akhirnya kebahagiaan—sebuah narasi yang memberikan pelarian emosional dan harapan.
Yang patut dicatat, "Para Pencari Tuhan Jilid 19" juga berhasil masuk dalam daftar. Ini menandakan bahwa sinetron religi dengan pendekatan humor dan kritik sosial ringan, seperti yang diusung oleh franchise tersebut, memiliki tempat khusus di hati pemirsa. Tayangan seperti ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menyisipkan pesan moral, sehingga diterima oleh berbagai lapisan usia.
Mengapa Sinetron Masih Menjadi Raja Rating?
Beberapa faktor kunci di balik dominasi sinetron:
- Keterikatan Emosional: Penonton merasa terhubung dengan perjalanan hidup karakter, sehingga kembali menonton setiap episodenya.
- Aksesibilitas: Cerita yang mudah dicerna dan ditonton bersama keluarga.
- Jadwal Rutin: Penayangan setiap hari pada jam prime time membangun kebiasaan menonton.
- Produksi Massal: Memungkinkan stasiun TV mengisi jadwal dengan konten original yang relatif terkontrol biayanya.
Trans 7 Menawarkan Alternatif: Talkshow Viral dan Konten Interaktif
Di tengah gempuran sinetron, Trans 7 hadir dengan warna berbeda. Program "Arisan", "P.O.V (Pasti Obrolan Viral)", dan "Secret Story" berhasil masuk dalam top 10. Ketiganya mengandalkan format talkshow, obrolan ringan, dan konten yang diangkat dari tren media sosial.
"P.O.V Pasti Obrolan Viral", misalnya, secara cerdas memanfaatkan momentum konten yang sedang ramai dibicarakan di platform digital. Dengan mengundang narasumber yang relevan atau membahas topik viral, program ini menjembatani dunia televisi linear dengan dinamika cepat media sosial. Strategi ini efektif menarik penonton muda yang melek digital namun masih menikmati tayangan televisi.
Sementara itu, "Arisan" dan "Secret Story" menawarkan hiburan interaktif dengan elemen kejutan, permainan, dan cerita-cerita personal dari bintang tamu. Format seperti ini menciptakan engagement yang tinggi karena penonton merasa menjadi bagian dari "rahasia" atau "kejutan" yang diungkap di layar.
Analisis Tren: Apa yang Dicari Penonton TV Indonesia Saat Ini?
Berdasarkan komposisi daftar rating ini, beberapa tren besar dapat diidentifikasi:
- Konten Emosional dan Relatable: Baik sinetron maupun talkshow yang sukses adalah yang mampu menyentuh sisi emosional penonton, baik melalui cerita cinta, konflik keluarga, maupun cerita inspiratif.
- Hybrid Digital-Traditional: Program yang mampu mengangkat dan mendiskusikan tren dari media sosial (seperti P.O.V) memiliki daya tarik ekstra, menunjukkan konvergensi antara TV dan platform digital.
- Loyalitas terhadap Franchise: Program yang sudah membangun basis penggemar kuat, seperti Para Pencari Tuhan atau siaran Liga 1, memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan.
- Variasi Genre dalam Satu Stasiun: Kesuksesan Indosiar dan SCTV menunjukkan bahwa memiliki portofolio konten yang beragam (sinetron, olahraga, religi) adalah strategi ampuh untuk memaksimalkan share penonton.
Editor:
Maria Renata