Kabar bahwa Final Fantasy 7 Revelation akan menjadi eksklusif PlayStation 5 sempat membuat gempar komunitas gamer.
Informasi tersebut muncul dari unggahan media sosial PlayStation Jepang yang diterjemahkan secara keliru oleh fitur AI Grok.
Pengguna yang mengaktifkan terjemahan otomatis pada postingan berbahasa Jepang itu membaca bahwa game tersebut hanya tersedia untuk PS5.
Padahal, Square Enix sebelumnya telah memastikan bahwa penutup trilogi remake ini tidak terbatas pada satu platform.
Alat penerjemah lain seperti Google Translate memberikan hasil yang lebih akurat, sesuai dengan konteks rilis game pada perangkat tersebut di tahun 2027.
Kejadian ini menjadi pengingat akan risiko ketergantungan pada terjemahan mesin yang belum sempurna.
Strategi Multi Platform Square Enix
Berbeda dengan dua seri sebelumnya, Final Fantasy 7 Remake dan Rebirth, bagian ketiga ini direncanakan hadir di berbagai konsol termasuk Xbox, Switch, dan PC secara bersamaan.
Keputusan ini diambil untuk memaksimalkan potensi pendapatan melalui jangkauan pasar yang lebih luas.
Langkah tersebut sejalan dengan pergeseran tren industri di mana penerbit pihak ketiga mulai mengurangi fokus pada kesepakatan eksklusif konsol.
Dengan arahan Game Director Naoki Hamaguchi, perusahaan berusaha membawa karya mereka ke audiens yang lebih masif.
Final Fantasy 7 Revelation dijadwalkan rilis pada musim semi 2027.
Penggemar kini dapat lebih tenang menunggu kehadiran seri pamungkas ini di perangkat pilihan mereka tanpa harus khawatir terkunci pada ekosistem tertentu.