Jejak Bisnis di China
Keluarga Sinar Mas memang diketahui memiliki aktivitas bisnis di China sejak dekade 1990-an. Fokus utama pengembangan berada di sektor pulp dan kertas melalui Asia Pulp & Paper.
Investasi yang dilakukan disebut mencapai miliaran dolar Amerika Serikat, termasuk pembangunan fasilitas produksi dalam skala besar.
Perbincangan Bergeser ke Isu Sosial
Di luar soal kepemilikan, kemunculan Royal Garden juga memicu pembahasan mengenai kesenjangan ekonomi. Nilai properti yang fantastis dibandingkan dengan kondisi masyarakat luas menjadi sorotan.
Perbandingan tersebut memunculkan beragam reaksi di media sosial. Ada yang melihatnya sebagai simbol kemewahan, sementara lainnya menilai sebagai gambaran ketimpangan.
Hingga kini, detail resmi mengenai nilai dan kepemilikan kompleks tersebut belum diungkap. Publik pun diingatkan untuk menyikapi informasi yang beredar secara hati-hati.