Badan pengawas persaingan usaha Korea Selatan pada Kamis (14/5/2026) memulai investigasi lapangan terhadap empat perusahaan petrokimia besar.
Langkah ini diambil menyusul dugaan praktik penetapan harga atau *price-fixing* yang dapat merugikan konsumen.
>>> Rahasia Bugar Jun Ji-hyun di Usia 45: Diet Ketat dan Olahraga Intens
Kekhawatiran mengenai kenaikan harga barang-barang konsumen semakin meningkat, terutama pasca krisis di Timur Tengah.
Investigasi Mendalam
Komisi Perdagangan Adil (FTC) Korea Selatan mengirimkan tim investigasi ke kantor pusat LG Chem, Hanwha Solutions, Aekyung Group, dan OCI.
Tujuan utama dari investigasi ini adalah untuk mengamankan dokumen-dokumen penting yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran.
Penyelidikan ini diperkirakan akan berlangsung hingga Jumat.
Fokus pada PVC dan Plasticizer
Dugaan praktik monopoli harga ini berfokus pada produk *polyvinyl chloride* (PVC) dan *plasticizer*.
Kedua bahan kimia ini merupakan komponen penting dalam industri plastik dan konstruksi.
LG Chem dan Hanwha Solutions diketahui merupakan pemasok utama PVC.
>>> Taiwan Sebut China Ancaman Tunggal bagi Perdamaian Regional
Sementara itu, keempat perusahaan yang diselidiki, termasuk Aekyung Group dan OCI, memproduksi *plasticizer*.
*Plasticizer* adalah zat aditif yang digunakan untuk meningkatkan fleksibilitas dan daya tahan PVC.
Upaya Stabilisasi Harga
Pihak FTC menolak memberikan komentar detail mengenai kasus spesifik ini.
Namun, langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah Korea Selatan untuk menstabilkan harga-harga kebutuhan pokok di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Kenaikan harga bahan baku petrokimia dapat berdampak langsung pada harga produk akhir yang sampai ke tangan konsumen.
Oleh karena itu, pengawasan terhadap praktik persaingan usaha menjadi krusial untuk menjaga stabilitas pasar.
>>> Korea Selatan Salahkan Iran atas Serangan Kapal Kargo, Siapkan "Serangan Diplomatik"
Penyelidikan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai praktik bisnis di sektor petrokimia dan mencegah potensi kerugian konsumen di masa mendatang.
