Di kota Busan yang berliku dengan jalan pegunungan dan gang pesisir, rekomendasi restoran terbaik seringkali datang bukan dari kritikus, melainkan dari para pengemudi yang telah menjelajahi jalanan kota.
Pemerintah Kota Metropolitan Busan mengumumkan kembalinya Festival Aktivasi Kota Tua Busan yang ke-11, yang diberi nama "Taxchelin".
>>> Rahasia Bugar Jun Ji-hyun di Usia 45: Diet Ketat dan Olahraga Intens
Nama ini merupakan gabungan dari "taxi" dan "Michelin", merujuk pada reputasi tinggi yang diberikan oleh para sopir taksi.
Festival Taxchelin: Merayakan Rasa Lokal
Festival ini akan berlangsung dari 22 hingga 24 Mei, merayakan cita rasa lokal otentik yang telah direkomendasikan oleh para sopir taksi veteran.
Para sopir ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade dalam mengantarkan penumpang melintasi kota.
Tahun ini, acara tersebut memperluas jangkauan geografisnya.
Sebelumnya hanya mencakup distrik bersejarah seperti Jung, Seo, Dong, dan Yeongdo, kini meluas hingga ke wilayah selatan Nam District.
Perayaan akan dimulai pada malam 22 Mei di Lapangan Stasiun Busan. Acara pembukaan ini akan menjadi jembatan antara warisan budaya dan kelezatan kuliner.
Salah satu daya tarik utama festival ini adalah kesempatan bagi pengunjung untuk mencicipi hidangan yang direkomendasikan oleh para sopir taksi.
>>> Mahasiswa Korsel Sewakan ID demi Tiket Festival, Berujung Calo
Mereka adalah penjaga rahasia kuliner kota yang sesungguhnya.
Busan, sebagai kota pelabuhan yang dinamis, memiliki sejarah panjang dalam perdagangan dan budaya maritim.
Hal ini tercermin dalam kekayaan kulinernya, mulai dari hidangan laut segar hingga masakan tradisional yang diwariskan turun-temurun.
Para sopir taksi, dengan pengetahuan mendalam tentang setiap sudut kota, seringkali menjadi sumber informasi paling akurat mengenai tempat makan yang belum banyak diketahui publik.
Mereka tahu di mana menemukan sup ikan terbaik, jajanan kaki lima paling lezat, atau restoran keluarga yang menyajikan resep otentik.
Festival Taxchelin menjadi platform unik untuk menghargai kontribusi para sopir taksi ini.
Melalui acara ini, masyarakat dan wisatawan dapat menjelajahi sisi lain Busan yang jarang terekspos, yaitu melalui lidah para pengemudi yang setia melayani.
>>> Presiden Lee Kecam Rentenir Ilegal, Ingatkan Tanggung Jawab Lembaga Keuangan
Pengalaman kuliner yang ditawarkan festival ini menjanjikan petualangan rasa yang otentik dan memuaskan. Ini adalah kesempatan emas untuk merasakan Busan sebagaimana yang dirasakan oleh penduduk lokal.
