Nama Freelander yang legendaris akan segera kembali menghiasi pasar otomotif global.
Namun, kali ini, kembalinya SUV ikonik tersebut akan datang dari pabrikan asal China, Chery.
>>> Stellantis Diduga Jajaki Kolaborasi Maserati EV dengan Huawei dan JAC
Yang menarik, Land Rover (JLR) selaku pemilik merek tersebut tampaknya memberikan restu.
Chery berencana untuk menjual kembali model Freelander yang diproduksi di China ke pasar Eropa.
Langkah ini menandai kolaborasi unik antara produsen mobil China dan merek otomotif Inggris yang sudah mapan.
Kembalinya Nama Legendaris
Freelander sendiri merupakan nama yang memiliki sejarah panjang di dunia SUV.
Model ini pernah menjadi salah satu pilihan populer di segmen SUV kompak premium sebelum akhirnya dihentikan produksinya.
Kini, Chery berencana untuk membangkitkan kembali nama tersebut dengan produk baru.
SUV baru ini dikabarkan akan memiliki dimensi yang lebih besar dari model Defender, salah satu ikon Land Rover lainnya.
Detail spesifikasi teknis dan desain dari SUV Chery Freelander ini masih menjadi misteri.
Namun, keputusan untuk membawa kembali nama Freelander menunjukkan adanya potensi pasar yang masih besar untuk model ini.
Restu dari JLR
Kabar mengejutkan datang dari pihak Jaguar Land Rover (JLR).
Bos JLR dikabarkan telah memberikan lampu hijau bagi Chery untuk menjual SUV Freelander buatan China di Eropa.
>>> RUU AS: Denda Rp 24 Miliar untuk Mobil China di Pasar Amerika
Hal ini menunjukkan adanya kesepakatan strategis antara kedua perusahaan.
Kerja sama ini bisa jadi merupakan bagian dari strategi JLR untuk memperluas jangkauan mereknya di pasar global, terutama di China.
Di sisi lain, Chery mendapatkan keuntungan dengan menggunakan nama yang sudah dikenal dan memiliki reputasi.
Keputusan JLR untuk mengizinkan penjualan ini juga bisa menjadi indikasi pergeseran lanskap industri otomotif global.
Kolaborasi lintas negara dan merek semakin umum terjadi.
Potensi Pasar Eropa
Pasar Eropa dikenal sangat kompetitif dan memiliki standar emisi yang ketat.
Jika Chery berhasil memenuhi regulasi tersebut, kehadiran Freelander baru bisa menjadi ancaman bagi pemain lama di segmen SUV.
Terutama jika Chery menawarkan harga yang kompetitif dengan tetap mempertahankan kualitas yang baik.
Detail mengenai kapan peluncuran resmi dan harga yang ditawarkan masih belum diumumkan.
Namun, langkah ini patut dicermati oleh para penggemar otomotif dan pelaku industri.
>>> Biaya Servis Pertama Mercedes-AMG One Capai Rp 700 Juta, Lebih Mahal dari Mobil Baru
Kembalinya Freelander dengan sentuhan China di pasar Eropa bisa menjadi babak baru yang menarik.
