Pembalap Castrol Honda LCR Johann Zarco dipastikan tidak mengalami cedera serius setelah terlibat kecelakaan hebat pada putaran keenam MotoGP Catalunya 2026, Minggu (17/5).
Insiden terjadi di Circuit de Barcelona-Catalunya saat restart balapan.
>>> Bezzecchi Perlebar Jarak di Klasemen MotoGP Usai Drama Penalti Catalunya
Zarco terlibat tabrakan dengan Ducati milik Francesco Bagnaia di tikungan pertama.
Dalam tayangan ulang, kaki Zarco tampak terjepit di sela roda belakang motor Bagnaia sebelum keduanya terpental ke gravel trap.
Tim LCR Honda mengonfirmasi bahwa pembalap asal Prancis itu tidak mengalami patah tulang besar. Meski sempat dibawa ke pusat medis, hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi yang relatif ringan.
“Kami masih menunggu hasil tes,” kata Zarco melalui unggahan video di Instagram pribadinya. “Saya memakai penyangga leher, tetapi itu lebih mengganggu daripada apa pun.
Terutama lutut saya dan ligamennya, tetapi tulang paha saya tidak patah.”
Zarco menjelaskan dirinya hanya mengalami patah tulang kecil pada bagian bawah fibula di dekat pergelangan kaki kiri.
>>> PSG Tutup Musim Ligue 1 dengan Kekalahan 1-2 dari Paris FC
“Saya mengalami patah tulang kecil di bagian bawah tulang fibula saya, di luar pergelangan kaki kiri saya,” ujarnya.
Pembalap berusia 35 tahun itu akan menjalani observasi semalam di rumah sakit sebelum pemeriksaan lanjutan.
“Saya akan tidur malam ini di rumah sakit karena mereka ingin saya tetap di bawah pengawasan, dan setelah itu kita lihat nanti,” kata Zarco.
MotoGP Catalunya sendiri berlangsung dramatis dengan dua kali penghentian balapan akibat bendera merah. Serangkaian kecelakaan besar melibatkan sejumlah pembalap membuat balapan berlangsung alot.
Pembalap berusia 35 tahun itu juga mengungkapkan bahwa ia akan menjalani observasi semalam di rumah sakit untuk memastikan tidak ada cedera tersembunyi.
>>> BMKG Prakirakan Jakarta Diselimuti Awan pada Senin Pagi
"Saya akan tidur malam ini di rumah sakit karena mereka ingin saya tetap di bawah pengawasan, dan setelah itu kita lihat nanti," ujar Zarco.