Jannik Sinner berhasil menjuarai Italian Open 2026 setelah mengalahkan Casper Ruud dengan skor 6-4, 6-4 pada final yang digelar Minggu (17/5) di Roma.
Kemenangan ini membuat Sinner melengkapi Career Golden Masters, yaitu meraih keseluruhan sembilan gelar ATP Masters 1000.
>>> Klub Calvin Verdonk LOSC Lille Lolos ke Liga Champions Musim Depan
Ia menjadi petenis kedua setelah Novak Djokovic yang mencapai prestasi tersebut. Djokovic sebelumnya meraihnya pada 2018.
Sinner juga menjadi petenis Italia pertama sejak Adriano Panatta pada 1976 yang memenangkan turnamen di tanah kelahirannya.
Petenis berusia 24 tahun itu meraih gelar Masters 1000 ke-10 dalam kariernya, dan yang pertama di Roma.
“Saya pikir tahun ini adalah tahun ke-50 sejak petenis Italia menang dan saya sangat, sangat bahagia,” ujar Sinner seperti dikutip dari ATP, Senin (18/5).
“Ini adalah dua setengah bulan yang luar biasa. Saya mencoba menempatkan diri saya pada posisi terbaik setiap saat,” tambahnya.
Dalam pertandingan final, Sinner sempat tertinggal di awal menghadapi agresi Ruud. Namun, ia perlahan mendominasi dengan presisi dari baseline.
Setelah memastikan kemenangan, Sinner mengangkat kedua tangannya dan menikmati sorak sorai penonton di Campo Centrale sebelum memeluk timnya.
Kondisi fisik Sinner sempat dipertanyakan setelah semifinal melelahkan melawan Daniil Medvedev yang tertunda hujan. Namun, ia tampil percaya diri melawan Ruud.
>>> Pemerintah Beri Ruang Pelaksanaan Dam Sesuai Keyakinan Fikih Jamaah
Ruud sendiri melaju ke final setelah menang mudah 6-1, 6-1 atas Luciano Darderi pada Jumat (15/5).
Sinner mengakui pertandingan itu menguras fisik. “Saya sangat berterima kasih kepada tim fisik yang berusaha menjaga kondisi tubuh saya,” katanya.
Kemenangan ini merupakan gelar Masters 1000 keenam Sinner secara berturut-turut. Ia telah memenangi 34 pertandingan Masters 1000 beruntun, melampaui rekor Djokovic (31).