unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle Han Kang Buka Acara Sastra Berlin Philharmonic September

Han Kang Buka Acara Sastra Berlin Philharmonic September

Han Kang Buka Acara Sastra Berlin Philharmonic September
Han Kang berbicara di acara sastra Berlin Philharmonic
A A Ukuran Teks16px

Peraih Nobel Sastra 2024, Han Kang, akan tampil di Berlin Philharmonic's Chamber Music Hall pada 7 September 2026.

Acara ini merupakan pembuka seri sastra baru orkestra tersebut untuk musim 2026-2027.

>>> Rahasia Kulit Glowing Jihyo TWICE: Metode Thin Layering

IN2

Menurut situs resmi Berlin Philharmonic, acara ini juga merupakan proyek bersama dengan Internationales Literaturfestival Berlin. Han Kang diundang sebagai tamu pertama.

Perpaduan Sastra dan Musik Kamar

Pertunjukan selama 90 menit ini dirancang untuk mempertemukan sastra dan musik kamar.

Penulis terkenal akan membaca dan mendiskusikan karya terbaru mereka, sementara anggota Philharmonic memainkan potongan kamar yang mencerminkan tema dan suasana tulisan.

in2

Orkestra memilih Han Kang untuk meluncurkan program ini karena kesamaan antara prosa dan musik klasik. Keduanya lebih ditentukan oleh presisi dan resonansi daripada gerakan besar.

“Sastra, seperti musik, mencerminkan dunia dan kehidupan kita,” tulis orkestra di situsnya. “Dengan seri baru kami, Satzwechsel, kami menempatkan keduanya dalam dialog.”

Penampilan ini menjadi salah satu dari sedikit keterlibatan sastra Han Kang sejak memenangkan Nobel Sastra pada 2024. Sang penulis menjaga profil publik yang rendah setelah penghargaan tersebut.

Pada April lalu, ia berpartisipasi dalam diskusi buku di Contemporary Culture Center of Barcelona.

>>> Jang Wonyoung IVE Curi Perhatian dengan Gaya 'Sagging' dan Celana Dalam Rp16 Juta

Bulan sebelumnya, ia memberikan wawancara ke majalah Vogue tentang kekerasan, sastra, dan peran seniman di masa krisis.

“Sastra membayangkan. Dan sangat jelas.

Saya merasa kekuatan kejelasan itu sangat diperlukan di masa seperti ini,” katanya kepada majalah tersebut.

“Tentu saja, merasakan dengan jelas lebih menyakitkan daripada tidak merasakan sama sekali. Tapi saya pikir kita harus memegang erat rasa sakit itu dan terus merasakan serta membayangkan.

Karena sastra dan seni melakukan pekerjaan itu setiap saat, karena mereka menginfeksi semua orang yang membaca, mendengar, dan melihatnya dengan kepekaan, dan membuat mereka memihak kehidupan, mereka tidak berguna atau tambahan, tetapi perlu.”

Han Kang telah membahas kekerasan dan kerapuhan manusia dalam banyak karyanya, memenangkan banyak penggemar di seluruh dunia.

>>> Gaya Santai Jennie BLACKPINK Viral, Foto Cermin Jadi Sorotan

"The Vegetarian" (2007) berbicara tentang kebrutalan patriarki; sementara "We Do Not Part" (2021) dan "Human Acts" (2014) mengkaji kekerasan negara dan trauma di antara manusia.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru