unique visitors counter
⌂ Beranda News Wagub Bali Respons Penolakan Warga, Pastikan PSEL Aman

Wagub Bali Respons Penolakan Warga, Pastikan PSEL Aman

Wagub Bali Respons Penolakan Warga, Pastikan PSEL Aman
Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta usai Sidang Paripurna DPRD Bali
A A Ukuran Teks16px

Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menegaskan bahwa pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Pelindo, Pesanggaran, aman bagi lingkungan.

Pernyataan ini disampaikan menanggapi penolakan dari warga setempat.

>>> Tiga Prajurit TNI Dituntut 4-12 Tahun Penjara dalam Kasus Pembunuhan Kacab Bank

IN2

"Sama sekali amat sangat tidak ada (dampak terhadap lingkungan), nanti juga truk-truk yang mengangkut sampah kami pakai yang betul-betul aman," kata Giri usai Sidang Paripurna DPRD Bali di Denpasar, Senin (18/5/2026).

Penjelasan Teknis PSEL

Giri menjelaskan bahwa sampah akan diangkut menggunakan truk tertutup dan dipadatkan muatannya. Dengan demikian, tidak ada sampah yang tercecer di jalan.

"Bisa sampah itu yang tiga truk menjadi satu mobil, dia akan ditekan di dalamnya, ini tertutup sekali dan tidak ada yang tercecer lagi di jalan, langsung masuk dan diselesaikan," ujarnya.

in2

Warga Pesanggaran sebelumnya menolak rencana pengembangan PSEL di kawasan Pelindo. Mereka meminta pengolahan dilakukan di TPA Suwung agar lingkungan tetap sehat, bersih, dan nyaman.

Menurut Giri, pembatalan pembangunan PSEL sudah tidak memungkinkan karena perjanjian kerja sama penggunaan lahan telah diputuskan. Ia meminta warga untuk mendukung proyek ini.

"Tidak ada alasan lagi untuk tidak mendukung, PSEL ini sekali lagi sama sekali tidak menimbun sampah, ini merupakan pabrik, sampah yang masuk itu pagi masuk dan sore sudah selesai," kata dia.

>>> BRI Tegaskan Pengajuan KUR Tidak Ditawarkan Secara Online

PSEL nantinya akan menghasilkan listrik yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Giri meminta warga Pesanggaran bersabar hingga proyek rampung.

Pemprov Bali telah mengoordinasikan strategi jangka pendek pengelolaan sampah dengan seluruh kabupaten/kota. Langkah pengolahan sampah berbasis sumber juga sudah berjalan, terutama di Denpasar dan Badung.

Pemprov Bali optimistis PSEL akan berhasil menyelesaikan polemik sampah. Proyek ini melibatkan pemerintah daerah dan pemerintah pusat secara langsung.

"Kalau dulu PT NOEI itu kan pihak ketiga tidak ditangani secara langsung oleh pemerintah, kalau yang sekarang ini Danantara, program rill dari pemerintah pusat, semoga nanti Bali berhasil maka Bantar Gebang juga bisa berhasil," tutup Wagub Giri.

Giri menegaskan bahwa PSEL tidak akan menimbun sampah, melainkan mengolahnya menjadi energi listrik.

>>> Pemerintah Luncurkan Gerakan Nasional Migran Aman untuk Lindungi PMI

Ia membandingkan proyek ini dengan pengelolaan sampah sebelumnya yang melibatkan pihak ketiga, sementara PSEL saat ini dikelola langsung oleh pemerintah pusat melalui Danantara.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru