Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Barat kembali mengadakan pelatihan mengemudi mobil. Sebanyak 80 orang peserta mengikuti program ini untuk meningkatkan peluang kerja.
Kepala PPKD Jakbar, Siti Nurbaeti, mengatakan pelatihan diadakan mulai Kamis (7/5) hingga Selasa (26/5). Peserta akan mendapatkan materi teori dan praktik mengemudi bersama instruktur profesional.
>>> Dirut Bulog Siap Ekspor Beras dengan Harga Bersaing Sesuai Arahan Presiden
Materi teori mencakup aturan lalu lintas, teknik mengemudi efisien, pengenalan kondisi kendaraan, dan keselamatan berkendara.
Siti berharap peserta bisa bekerja sebagai sopir perusahaan, pribadi, angkutan umum, atau taksi online.
Setelah pelatihan, peserta akan mengikuti ujian untuk mendapatkan SIM A. "Pada tahap akhir kita akan menggelar ujian.
Sekaligus bila lulus nanti akan mendapatkan SIM A," ujar Siti.
>>> Iran Tanggapi Proposal Damai Terbaru AS, Pertukaran Terus Berlanjut
Pelatihan ini bertujuan memberikan keahlian mengemudi dan SIM A sebagai bekal mencari kerja atau membuka usaha. "Hari terakhir tanggal 26 pelaksanaan ujian materi sekaligus ujian SIM A," katanya.
Pemerintah Kota Jakarta Barat terus menggencarkan pelatihan kerja untuk menekan angka pengangguran.
Berdasarkan data BPS 2025, tingkat pengangguran terbuka di Jakarta Barat mencapai 6,18 persen, atau sekitar 76.680 orang, didominasi lulusan SMA dan SMK.
Pelatihan ini digelar sebagai upaya Pemkot Jakarta Barat untuk menekan angka pengangguran di wilayah tersebut.
>>> Baru 7 Perusahaan Tambang di Sulteng Kantongi RKAB 2026
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2025, tingkat pengangguran terbuka di Jakarta Barat mencapai 6,18 persen, atau sekitar 76.680 orang dari total angkatan kerja, yang didominasi oleh lulusan SMA dan SMK.