Kapal China dan Negara Lain
Pejabat Iran mengatakan pada Kamis bahwa kapal China telah diizinkan melintas setelah melambat pekan sebelumnya. Menurut Kpler, hanya tiga kapal komoditas yang terkait dengan China melintas pekan lalu.
Dua kapal berbendera Hong Kong juga melintas menuju Oman dan Uni Emirat Arab. Namun, data mungkin tidak sepenuhnya akurat karena kapal sering tidak mengungkapkan tujuan akhir saat melintas.
Sejak perang, China dan India menjadi tujuan atau titik keberangkatan non-Teluk yang paling sering dilaporkan.
Negara lain termasuk Brasil, Pakistan, Thailand, dan Malaysia, sementara hanya sedikit kapal yang menuju negara Barat.
Kendali Iran atas Selat Hormuz tetap menjadi isu sentral dalam negosiasi yang terhenti dengan Amerika Serikat. Hingga kini, belum ada terobosan yang dicapai.
Iran sebelumnya telah memperingatkan bahwa negara-negara yang mematuhi sanksi AS terhadap Republik Islam akan menghadapi kesulitan saat melintas.
>>> Iran Tanggapi Proposal Damai Terbaru AS, Pertukaran Terus Berlanjut
Sejak konflik dimulai, lalu lintas melalui selat sangat bergantung pada kewarganegaraan kapal.