Seoul International Garden Show 2026 telah menarik lebih dari 2,5 juta pengunjung dalam 20 hari pertama penyelenggaraannya.
Pemerintah Kota Seoul mengumumkan data ini pada Rabu, 20 Mei 2026.
>>> Pameran K-EXPO USA 2026 di LA Hadirkan Makanan dan Kecantikan Korea
Acara yang dibuka pada 1 Mei di Seoul Forest ini mencapai 1 juta pengunjung dalam enam hari.
Capaian itu lima hari lebih cepat dibandingkan edisi tahun lalu di Boramae Park.
Tahun lalu, total pengunjung mencapai 10,44 juta orang. Penyelenggara memperkirakan tahun ini akan kembali melampaui 10 juta pengunjung sebelum acara berakhir pada 27 Oktober.
Data kota menunjukkan populasi harian rata-rata di kawasan Seoul Forest dan Seongsu-dong naik 20,4 persen selama 10 hari pertama acara.
Angka pada hari kerja bahkan melonjak 25,1 persen.
Puncak keramaian terjadi pada pukul 14.00 di hari pembukaan, dengan 76.000 orang tercatat berada di area tersebut secara bersamaan.
Lonjakan pengunjung berdampak langsung pada aktivitas komersial.
Rata-rata pengeluaran harian menggunakan kartu kredit oleh warga Korea di Seongsu-dong melonjak 31,5 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
>>> Dari 'Salmokji' hingga 'If Wishes Could Kill': Horor Imersif Gen Z Kuasai Bioskop dan Streaming
Jumlah transaksi juga meningkat 25,6 persen. Kategori pengeluaran tertinggi meliputi restoran, kafe, kedai kopi, dan toko serba ada.
Penjualan di food truck dan stan pasar di dalam venue mencapai sekitar 1,2 miliar won selama periode 10 hari pertama.
Keterlibatan wisatawan asing juga signifikan.
Sebanyak 34,3 persen wisatawan jangka pendek yang datang ke Seoul menghabiskan satu hingga dua jam di Seoul Forest.
Sementara itu, 8,5 persen tinggal lebih dari enam jam.
Kapasitas tempat duduk di venue telah diperluas dari 2.160 menjadi 4.620 kursi untuk mengakomodasi permintaan.
"Pameran taman ini telah terbukti menjadi model baru festival perkotaan—tempat warga berlama-lama, beristirahat, dan menghidupkan kawasan komersial di sekitarnya," kata Kim Young-hwan, direktur jenderal Biro Garden City Seoul.
Peningkatan jumlah pengunjung juga berdampak pada sektor ritel dan kuliner di sekitar lokasi. Restoran, kafe, kedai kopi, dan toko serba ada menjadi kategori dengan pengeluaran tertinggi.
>>> Centre Pompidou Hanwha Dibuka di Seoul dengan Pameran Kubisme
Selain itu, penjualan di food truck dan stan pasar di dalam venue mencapai sekitar 1,2 miliar won selama 10 hari pertama penyelenggaraan.
