Sebuah video yang memperlihatkan tikus diduga terinfeksi hantavirus sengaja disebar dari truk beredar di media sosial. Klaim tersebut menimbulkan kekhawatiran publik.
Namun, hasil analisis menunjukkan bahwa video itu terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).
>>> 9 WNI Diculik Israel, Pemerintah RI Tunjuk Pengacara Khusus
Penelusuran Fakta
Tim pemeriksa fakta menelusuri asal-usul video tersebut. Mereka menemukan sejumlah kejanggalan visual yang menjadi ciri khas konten buatan AI.
Gerakan tikus dalam video terlihat tidak alami. Selain itu, detail lingkungan sekitar juga tampak tidak konsisten.
Para ahli menyimpulkan bahwa video tersebut bukanlah rekaman peristiwa nyata. Tidak ada bukti yang mendukung klaim bahwa tikus terinfeksi hantavirus sengaja disebar di jalan.
>>> Prabowo: Aparat Nakal, Videokan dan Laporkan ke Saya
Klarifikasi dan Imbauan
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi dari otoritas kesehatan mengenai penyebaran tikus pembawa hantavirus. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang belum terverifikasi.
Penyebaran konten hoaks seperti ini dapat memicu kepanikan yang tidak perlu. Penting untuk selalu melakukan cek fakta sebelum membagikan informasi.
>>> Link Pendaftaran Ngaji Bareng Gus Baha di UII 25 Mei 2026 dan Live Streaming
Gunakan sumber terpercaya seperti situs resmi kementerian kesehatan atau lembaga penanggulangan penyakit. Jangan menyebarkan video atau berita yang belum jelas kebenarannya.