Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat untuk aktif mengawasi aparat negara. Ia meminta jika ada aparat yang bertindak tidak beres, segera videokan dan laporkan kepadanya.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam sebuah acara di Jakarta, Kamis (6/3/2025). Ia menyinggung pihak-pihak yang membekingi aksi korup atau nakal.
>>> Link Pendaftaran Ngaji Bareng Gus Baha di UII 25 Mei 2026 dan Live Streaming
Menurut Prabowo, oknum tersebut kerap menggunakan seragam hijau atau cokelat. Ia menegaskan bahwa aparat yang benar tidak perlu takut diawasi.
Seruan Transparansi dan Pengawasan Publik
Prabowo mengajak rakyat menjadi mata dan telinga pemerintah. Ia ingin praktik korupsi dan penyimpangan bisa diungkap melalui partisipasi publik.
Presiden juga menekankan pentingnya bukti visual. Masyarakat diminta merekam kejadian sebagai alat bukti yang kuat.
Laporan bisa disampaikan langsung kepada presiden. Prabowo berjanji akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk.
Pernyataan ini menjadi sinyal keras pemberantasan korupsi. Prabowo ingin aparat bersih dan profesional dalam melayani rakyat.
Ia juga mengingatkan bahwa aparat yang bersih tidak perlu khawatir. Justru pengawasan akan melindungi mereka dari fitnah.
Prabowo mencontohkan beberapa kasus penyimpangan yang terungkap berkat rekaman warga. Ia mengapresiasi keberanian masyarakat melapor.
Presiden berharap budaya saling awas ini terus tumbuh. Dengan begitu, pemerintahan bisa berjalan lebih transparan dan akuntabel.
Langkah ini juga sejalan dengan program prioritas pemerintah. Pemberantasan korupsi menjadi salah satu fokus utama Kabinet Merah Putih.
>>> Cara Aman Meletakkan Ponsel pada Setang Motor dengan Holder HP
Prabowo menegaskan tidak akan melindungi aparat nakal. Siapa pun yang bersalah harus diproses hukum.
Ia juga meminta jajarannya tidak alergi terhadap kritik. Masukan dari rakyat justru akan memperbaiki kinerja birokrasi.
Seruan ini mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Masyarakat diharapkan bisa memanfaatkan kanal pengaduan yang tersedia.
Pemerintah juga akan memperkuat sistem perlindungan pelapor. Agar warga tidak takut melaporkan penyimpangan.
Prabowo optimistis dengan partisipasi aktif rakyat, Indonesia bisa bersih dari korupsi. Ia mengajak semua elemen bergerak bersama.
Pengawasan publik dinilai efektif menekan praktik nakal aparat. Apalagi dengan kemudahan teknologi perekaman saat ini.
Presiden berpesan agar laporan disertai data lengkap. Termasuk waktu, lokasi, dan identitas terduga pelanggar.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak main hakim sendiri. Cukup rekam dan laporkan, proses selanjutnya diserahkan kepada aparat penegak hukum.
>>> Arti Nama Nadhira dan 38 Ide Rangkaian Namanya untuk Perempuan
Prabowo menutup pernyataannya dengan ajakan bersatu. Melawan korupsi adalah tugas bersama, bukan hanya pemerintah.