Kapal pesiar MV Hondius akhirnya tiba di pelabuhan Rotterdam, Belanda, pada Senin (18/5/2026).
Kedatangan ini sekaligus menjadi pemberhentian terakhir pelayaran yang sempat menjadi sorotan otoritas kesehatan internasional.
>>> Kemnaker Tegaskan Komitmen Jaga Kinerja Perusahaan dan Kesejahteraan SDM
Kapal berbendera Belanda itu sebelumnya terdampak hantavirus. Setelah tiba, kapal akan menjalani proses disinfeksi menyeluruh.
Karantina Awak Kapal
Para awak kapal yang masih berada di atas MV Hondius akan segera menjalani karantina. Mereka yang tidak bisa langsung kembali ke negara asal akan dikarantina di Belanda.
Hal ini disampaikan oleh kementerian kesehatan Belanda pada pekan lalu. Saat ini, terdapat 27 orang di atas kapal, terdiri dari 25 awak kapal dan dua tenaga kesehatan.
Menurut Oceanwide Expeditions selaku operator kapal, kelompok tersebut berasal dari beberapa negara.
Rinciannya adalah 17 warga negara Filipina, empat warga Belanda, empat warga Ukraina, satu warga Rusia, dan satu warga Polandia.
>>> KPK Geledah Rumah Pengusaha Pacitan Terkait Korupsi Bupati Ponorogo
Sebagian besar dari mereka akan menjalani karantina selama enam pekan di Rotterdam. Proses karantina ini dilakukan untuk memastikan tidak ada penyebaran virus lebih lanjut.
Proses Turun Bertahap
Oceanwide Expeditions dalam pernyataan pada Minggu (17/5) menyebutkan bahwa para awak dan tenaga kesehatan akan turun secara bertahap.
Proses ini dikoordinasikan erat dengan pembersihan kapal.
Kapal MV Hondius sebelumnya menjadi perhatian setelah sejumlah penumpangnya terinfeksi hantavirus saat berlabuh di Pelabuhan Granadilla, Tenerife, Spanyol.
>>> Pertamina Catat Produksi Sumur LLA-6 Capai 1.321 BOPD
Kini, kapal tersebut menjalani langkah-langkah penanganan di Rotterdam.