Seorang anak terlihat asyik membaca di dalam perpustakaan Taman Anak Pesisir di kawasan Cilincing, Kalibaru, Jakarta, pada Senin (18/5/2026).
Ruang belajar yang didirikan sejak 2019 ini menjadi wadah edukasi alternatif bagi anak-anak di kawasan pesisir.
>>> Penemuan 11 Bayi di Rumah Bidan, KemenPPPA Koordinasi dengan Pemda dan Polres
Kegiatan yang diadakan meliputi literasi, seni musik tradisional, dan lagu nasional untuk memotivasi semangat belajar mereka.
Sejumlah warga sekaligus relawan juga ikut bernyanyi bersama anak-anak di Taman Anak Pesisir tersebut.
Mereka berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang digelar di ruang belajar itu.
Kegiatan Literasi dan Seni di Taman Anak Pesisir
Taman Anak Pesisir menyediakan perpustakaan mini dengan koleksi buku bacaan untuk anak-anak.
Selain membaca, anak-anak juga diajarkan seni musik tradisional sebagai bagian dari pembelajaran.
Lagu nasional turut diperkenalkan untuk menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan minat belajar anak-anak di wilayah pesisir Jakarta.
>>> Cahaya Hijau di Clock Tower Tandai Masuknya 1 Zulhijah di Makkah
Para relawan dari warga setempat berperan aktif dalam mendampingi anak-anak selama kegiatan.
Mereka mengajarkan berbagai keterampilan dan pengetahuan secara sukarela.
Dampak Positif bagi Anak-Anak Pesisir
Ruang belajar ini memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak yang tinggal di kawasan pesisir.
Banyak anak yang sebelumnya kurang mendapatkan kesempatan belajar kini bisa mengikuti kegiatan edukatif.
Kegiatan seni dan literasi membantu mengembangkan kreativitas dan kemampuan berpikir mereka.
Semangat belajar anak-anak pun meningkat berkat pendekatan yang menyenangkan dan interaktif.
Taman Anak Pesisir menjadi contoh inisiatif komunitas dalam mendukung pendidikan alternatif.
>>> Puluhan Hektare Tambak Ikan dan Udang di Medan Gagal Panen Akibat Banjir Rob
Keberadaannya diharapkan terus berlanjut dan menginspirasi daerah lain untuk melakukan hal serupa.