unique visitors counter
⌂ Beranda News Penemuan 11 Bayi di Rumah Bidan, KemenPPPA Koordinasi dengan Pemda dan Polres

Penemuan 11 Bayi di Rumah Bidan, KemenPPPA Koordinasi dengan Pemda dan Polres

Penemuan 11 Bayi di Rumah Bidan, KemenPPPA Koordinasi dengan Pemda dan Polres
Ilustrasi bayi di rumah bidan
A A Ukuran Teks16px

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Sleman dan Polresta Sleman.

Koordinasi ini dilakukan untuk menangani kasus penemuan 11 bayi di rumah seorang bidan di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

>>> Cahaya Hijau di Clock Tower Tandai Masuknya 1 Zulhijah di Makkah

IN2

Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA Titi Eko Rahayu mengatakan Dinas PPPA Kabupaten Sleman sudah berkoordinasi dengan Polresta Sleman dan lintas sektoral lainnya.

Hal ini untuk mengawal proses penanganan yang sedang berjalan.

Ia mengungkapkan 11 bayi yang ditemukan itu berusia antara satu hingga 11 bulan.

in2

"Kemungkinan besar bayi-bayi tersebut merupakan anak dari orang tua di luar perkawinan yang sah, sebagian ibu bayi masih mahasiswa, sebagian lagi bekerja," kata Titi di Jakarta, Senin.

Saat ini tiga bayi menjalani perawatan di RSUD Sleman karena masalah kesehatan.

Dua bayi sudah diambil orang tua, dan enam bayi diasuh di Balai Rehabilitasi Sosial dan Pengasuhan Anak (BRSPA) DIY.

>>> Puluhan Hektare Tambak Ikan dan Udang di Medan Gagal Panen Akibat Banjir Rob

"Dinsos DIY melalui BRSPA memberikan pengasuhan sementara kepada para bayi dan melakukan family tracing terhadap keluarga bayi," jelas Titi.

Kasus ini terungkap setelah masyarakat setempat curiga dengan suara tangisan bayi dari satu rumah selama beberapa hari. Masyarakat kemudian melapor ke polisi.

Polresta Sleman bersama Dinsos DIY mengecek ke lokasi dan menemukan 11 bayi di rumah bidan berinisial ORP pada 8 Mei 2026.

Polresta Sleman masih menyelidiki kasus ini untuk melihat kemungkinan adanya tindak pidana.

KemenPPPA melalui Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak terus memantau perkembangan kasus ini. Titi Eko Rahayu menekankan pentingnya pendampingan psikologis bagi para bayi dan ibu mereka.

>>> Keluarga Nilai Ada Pemufakatan Jahat dalam Kasus Kacab Bank

Ia juga mengapresiasi respons cepat dari pemerintah daerah dan aparat kepolisian dalam menangani kasus ini.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru