Video yang diunggah Ben-Gvir menunjukkan momen ketika para aktivis dipaksa berlutut di dermaga dengan tangan terikat. Adegan itu dianggap sebagai bentuk penghinaan publik yang disengaja.
Blokade Gaza sendiri telah berlangsung sejak 2007 dan dikritik oleh banyak pihak sebagai bentuk hukuman kolektif. PBB dan berbagai organisasi HAM telah berulang kali menyerukan pencabutan blokade.
Namun, Israel membela tindakannya dengan alasan keamanan. Pemerintah Israel menyatakan bahwa flotilla tersebut digunakan sebagai kedok untuk provokasi dan pelanggaran hukum.
Video ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan. Konflik Israel-Palestina masih berlangsung dengan korban jiwa yang terus bertambah di Gaza.
Reaksi internasional menunjukkan bahwa perlakuan terhadap aktivis flotilla menjadi sorotan. Banyak pihak menilai tindakan Ben-Gvir tidak hanya tidak manusiawi, tetapi juga kontraproduktif bagi upaya perdamaian.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari kantor Ben-Gvir mengenai kecaman yang beredar. Sementara itu, para aktivis yang ditahan dilaporkan masih dalam proses hukum Israel.
>>> Nonton Fifties Professionals Eps 1-2 Sub Indo: Jadwal & Link Streaming
Insiden ini kembali mengingatkan dunia akan pentingnya menghormati hukum humaniter internasional, terutama dalam situasi konflik. Setiap orang berhak diperlakukan dengan martabat, tanpa memandang status atau latar belakangnya.