Star Wars: The Mandalorian and Grogu menuai beragam reaksi dari kritikus film. Sebagian besar menilai film ini kurang mampu memberikan pengalaman sinematik yang kuat untuk tayang di bioskop.
Film garapan Jon Favreau ini mendapatkan skor 60 persen di Tomatometer Rotten Tomatoes. Angka tersebut berdasarkan 119 ulasan sejak tayang pada Rabu (20/5).
>>> iQOO Z11 5G vs Redmi Note 15 Pro+: Perbandingan HP Mid-Range 2026
Kritik Terhadap Cerita dan Karakter
Matt Zoller Seitz dari RogerEbert. com menulis bahwa film ini tidak memiliki alasan kuat selain keinginan menghasilkan uang.
Ia menyebut ceritanya klise dan adegan aksi kurang memuaskan.
Pulliam-Moore dari The Verge menambahkan bahwa The Mandalorian and Grogu terasa seperti film asal-asalan. Menurutnya, materi ini akan lebih baik jika dijadikan musim baru serial The Mandalorian.
Para kritikus juga menyoroti karakter utama yang dangkal.
Aaron Pruner dari CNET mengatakan setiap adegan secara terduga mendorong alur cerita, tetapi tanpa pengembangan karakter yang memadai.
David Crow dari Den of Geek bahkan menyamakan Mando dan Grogu dengan maskot taman hiburan. Ia menilai mereka hanya memikat pengunjung termuda dan sebagian dewasa setia.
Baby Yoda Tetap Mencuri Perhatian
Meski menuai kritik, Grogu atau Baby Yoda tetap menjadi daya tarik utama.
Robert Abele dari The Los Angeles Times menyebut karakter ini masih menggemaskan dan menjadi spin-off Star Wars yang paling solid.
Kate Erbland dari IndieWire mengatakan film ini sering kali menggemaskan dan menyenangkan untuk seluruh keluarga. Ia menambahkan bahwa film terasa seperti tiga episode TV yang cukup bagus digabung.
Erbland juga menulis bahwa jika penonton mengharapkan sesuatu yang lebih ambisius, jiwa film yang generik kemungkinan akan mengikis goodwill waralaba.
