unique visitors counter
⌂ Beranda Hiburan Acara TV Korea Soroti Isu Kesuburan, Penonton Pertanyakan Batas Privasi

Acara TV Korea Soroti Isu Kesuburan, Penonton Pertanyakan Batas Privasi

Acara TV Korea Soroti Isu Kesuburan, Penonton Pertanyakan Batas Privasi
Pasangan selebriti Korea dalam acara varietas membahas kehamilan
A A Ukuran Teks16px

Acara varietas televisi Korea Selatan kini semakin sering mengangkat topik kehamilan dan perjuangan memiliki anak.

Para selebriti yang membahas rencana memiliki buah hati menjadi bahan tontonan yang menarik perhatian publik.

>>> Mengenal Desy, Istri Baru Anji yang Dinikahi Secara Privat

IN2

Di tengah angka kelahiran yang rendah dan meningkatnya kekhawatiran tentang infertilitas, tayangan semacam ini mendapat pujian karena berani membahas hal yang dulu dianggap tabu.

Namun, kritik juga mulai bermunculan.

Banyak penonton merasa bahwa diskusi yang terlalu eksplisit di acara hiburan arus utama sudah melampaui batas kewajaran.

in2

Pengakuan Pribadi yang Mengundang Reaksi

Penyanyi Bae Ki-sung dan istrinya baru-baru ini mengungkapkan detail usaha mereka untuk memiliki anak di acara TV Chosun "Lovers of Joseon."

Pasangan itu mengaku telah berusaha keras, hingga Bae didiagnosis mengalami gangguan pendengaran mendadak.

"Salah satu telingaku hampir tidak bisa mendengar sekarang," kata Bae. "Karena kami ingin punya bayi, istri saya dan saya berhubungan intim setiap hari selama delapan hari."

Pengakuan yang sangat pribadi itu ditayangkan tanpa banyak sensor, menuai reaksi campuran dari pemirsa.

Fenomena ini tidak terbatas pada satu pasangan.

Komedian Kim Jun-ho dan Kim Ji-min juga mendokumentasikan secara terbuka persiapan mereka untuk hamil setelah mengumumkan rencana pernikahan.

Acara menunjukkan Kim menjalani tes motilitas sperma, mendaftar ke bank sperma, dan bersiap untuk prosedur fertilisasi in vitro.

Pasangan itu berbagi perjalanan kesuburan mereka secara terbuka.

Masalah Privasi yang Semakin Terkikis

Acara varietas Korea yang dulunya fokus pada kencan dan pernikahan kini merambah ke wilayah yang sangat privat, termasuk perawatan kesuburan dan persiapan kehamilan.

Sebagian pemirsa melihat tren ini sebagai perubahan sosial positif yang membantu menormalisasi diskusi tentang infertilitas.

D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
📰 Update Terbaru