Terapi GLP-1 kini populer untuk menurunkan berat badan. Namun, muncul tantangan baru berupa potensi kehilangan massa otot.
Samsung bersama Massachusetts General Hospital berkolaborasi mencari solusi. Mereka menggunakan Galaxy Watch 8 sebagai alat pemantau kondisi tubuh selama terapi.
>>> Ayu Ting Ting Ungkap Impian Besar Naik Haji
Studi 100 Orang dengan Dua Pendekatan
Penelitian melibatkan 100 orang dewasa yang menjalani terapi GLP-1. Mereka dibagi dalam dua kelompok dengan pendekatan berbeda.
Kelompok pertama menggunakan Galaxy Watch 8 sebagai alat pemantau tambahan. Kelompok lain hanya menggunakan metode pemantauan standar.
Galaxy Watch 8 mengamati data biometrik seperti tingkat aktivitas, komposisi tubuh, dan detak jantung. Hasilnya, kelompok dengan Galaxy Watch 8 mendapat pemantauan lebih detail.
>>> Disney+ Belum Berencana Rilis 'Knock-Off' Kim Soo-hyun Meski Kasus Berbalik
Studi ini bertujuan menemukan cara sederhana bagi pasien dan dokter untuk memantau risiko kehilangan otot. Data real-time dari pergelangan tangan bisa mengurangi kebutuhan kunjungan rutin ke klinik.
Kolaborasi Samsung dan Rumah Sakit Bergengsi
Kerja sama Samsung dengan Massachusetts General Hospital bukan yang pertama. Sebelumnya, mereka menguji data biometrik Galaxy Watch untuk kesehatan mental.
Kini fokus bergeser ke kesehatan fisik. Teknologi wearable ini diharapkan benar-benar berguna bagi kehidupan sehari-hari.
>>> Red Magic 11S Pro Global Resmi Meluncur dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Baterai 7500mAh
Yang menarik, fokus kolaborasi ini pada penggunaan teknologi oleh manusia biasa. Galaxy Watch 8 dirancang membantu pasien tetap terhubung dengan kondisi tubuh tanpa ribet.