Kepolisian masih menyelidiki kasus ancaman teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Penyelidikan saat ini fokus pada identitas pengirim pesan dan motif di balik ancaman tersebut.
>>> Rekomendasi Game Open World Gratis Terbaik 2026 untuk Android dan iOS
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto mengatakan Tim Gegana dan Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri telah menyisir seluruh area sekolah.
Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan bahan peledak.
"Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi," ujar Budi dikutip dari laman Humas Polri, Senin (13/7/2026).
>>> Kronologi Ancaman Bom saat MPLS di SDN Srengseng Sawah 15, Isi Pesan Teror: "Sekolahan akan Meledak"
Kronologi Teror
Kapolsek Jagakarsa Komisaris Nurma Dewi mengungkapkan kronologi ancaman bom yang terjadi pada hari pertama tahun ajaran 2026-2027. Teror ini membuat para guru mengevakuasi dan memulangkan murid ke rumah.
Pesan teror masuk ke ponsel seorang guru dan seorang pegawai tata usaha sekitar pukul 07.30 WIB.
Pelaku juga melakukan panggilan tak terjawab beberapa kali setelah pesan tidak dibaca.
>>> Mahfud MD Minta Prabowo Serahkan Kasus TPPU Eks Jampidsus ke KPK
Saat itu, para guru dan siswa sedang mengikuti upacara pembukaan tahun ajaran baru.
