Roket New Glenn milik Blue Origin meledak saat uji tembak mesin di landasan peluncuran, Kamis malam waktu setempat.
Ledakan mengguncang rumah-rumah di sekitar Cape Canaveral dan Cocoa Beach, Florida.
>>> Drone Rusia Jatuh di Rumania, Dua Orang Terluka
Blue Origin menyatakan roket tersebut meledak saat pengujian yang dilakukan menjelang peluncuran satelit yang direncanakan pekan depan. Tidak ada korban jiwa, menurut pejabat Cape Canaveral Space Force Station.
“Masih terlalu dini untuk mengetahui penyebab utamanya, tetapi kami sudah bekerja untuk menemukannya,” tulis Jeff Bezos di X.
“Hari yang sangat berat, tetapi kami akan membangun kembali apa pun yang perlu dibangun kembali dan kembali terbang.
Ini sepadan.”
New Glenn sebelumnya pernah mengalami masalah pada April lalu ketika meninggalkan satelit di orbit yang salah akibat kegagalan mesin.
Itu adalah penerbangan ketiga roket yang direncanakan Blue Origin untuk meluncurkan pendarat ke bulan bagi NASA.
Perusahaan itu tengah bersiap meluncurkan prototipe pendarat bulan dalam uji terbang musim gugur ini.
Pekan ini, NASA memberikan kontrak senilai ratusan juta dolar kepada Blue Origin untuk meluncurkan sepasang mobil bulan dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari program Artemis.
>>> Pemerintah Mulai Salurkan Bansos PKH dan BPNT Mei 2026
“Penerbangan luar angkasa tidak kenal ampun, dan mengembangkan kemampuan peluncuran angkat berat baru sangatlah sulit,” kata Administrator NASA Jared Isaacman di X.
Ia berjanji akan memberikan informasi mengenai dampak pada program Artemis, termasuk pangkalan bulan yang baru saja ia paparkan.
Roket setinggi 321 kaki (98 meter) itu dijadwalkan meluncur minggu depan dengan satelit internet yang merupakan bagian dari konstelasi Amazon Leo.