unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle Wisatawan Asing Makin Suka Jelajahi Gunung dan Lokasi Syuting di Seoul

Wisatawan Asing Makin Suka Jelajahi Gunung dan Lokasi Syuting di Seoul

Wisatawan Asing Makin Suka Jelajahi Gunung dan Lokasi Syuting di Seoul
Ilustrasi: Wisatawan Asing Makin Suka Jelajahi Gunung dan Lokasi Syuting di Seoul
A A Ukuran Teks16px

Wisatawan asing kini semakin sering mengunjungi lokasi syuting, pasar tradisional, dan jalur pendakian di Seoul, tidak lagi hanya berfokus pada pusat perbelanjaan dan istana kerajaan.

Hal itu terungkap dalam analisis data terbaru dari Seoul AI Foundation yang dirilis Rabu (22/7/2025).

>>> Korea dan UNESCO Paparkan Riset Warisan, Memori, dan Konflik

Analisis tersebut menggunakan data mobilitas berbasis roaming SK Telecom dan ulasan Google Maps dari wisatawan asing di 16 destinasi utama Seoul.

Myeong-dong masih menjadi tujuan paling populer dengan rata-rata 100.910 pengunjung asing per hari.

N Seoul Tower menyusul dengan 57.370 pengunjung, diikuti Samseong Station dan Coex (46.813), Gangnam Station (41.210), serta kawasan Hongdae (40.213).

Pertumbuhan tercepat tercatat di Dongdaemun Design Plaza dengan kenaikan 12,1 persen.

Kawasan Hongdae dan Naksan Park masing-masing naik 10,5 persen, sementara Gwangjang Market naik 10,4 persen.

N Seoul Tower mencatat proporsi wisatawan asing tertinggi, yakni 55,7 persen dari total pengunjung.

Myeong-dong berada di posisi kedua dengan 47,1 persen, disusul Namdaemun Market, Samseong Station dan Coex, serta Dongdaemun Design Plaza.

Destinasi bersejarah seperti Gyeongbok Palace dan Bukchon Hanok Village sangat populer di kalangan wisatawan dari Vietnam, Filipina, dan Singapura.

>>> Korea Gaet Investor Global untuk Ciptakan Startup Pariwisata Unicorn

Sementara itu, pusat perbelanjaan seperti Myeong-dong, Namdaemun Market, dan Gwangjang Market lebih banyak dikunjungi turis Jepang dan China.

Laporan itu juga menyoroti fenomena K-hiking yang berkembang pesat.

Gunung Bukhan menjadi tujuan pendakian favorit dengan rata-rata 4.015 pendaki asing per hari.

Gunung Acha mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 11,8 persen, diikuti Gunung Gwanak dengan 10 persen.

Berdasarkan ulasan Google Maps, Gyeongbok Palace mendapat rating tertinggi dengan skor 4,7 dari 5.

Seoul Forest mencatat sentimen positif tertinggi, yaitu 79,9 persen.

Seoul AI Foundation menilai masih perlu peningkatan dalam layanan multibahasa, navigasi, dan fasilitas pengunjung.

"Analisis ini bermakna karena menggunakan data untuk melihat ke mana wisatawan asing pergi di Seoul dan bagaimana mereka mengalami kota ini," ujar Kim Man-gi, presiden Seoul AI Foundation.

>>> Busan Luncurkan Festival Budaya Malam yang Diperluas untuk Dorong Wisata Malam

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan riset untuk mendukung kebijakan pariwisata dan pengambilan keputusan berbasis data.

D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
📰 Update Terbaru
stikibot