Unit dummy iPhone lipat Apple muncul secara online, memberikan gambaran pertama tentang bentuk keseluruhan perangkat ini.
Model tiruan ini hadir dengan finishing putih dan mengusung desain lipat gaya buku.
>>> Pengguna Galaxy S22 Kecewa! Samsung Batalkan One UI 8.5, Ini Penjelasannya
Desain dan Tampilan Awal
Unit dummy ini menampilkan desain yang lebih rounded dibandingkan beberapa ponsel lipat lain di pasar.
Pilihan finishing putih memperkuat rumor bahwa Apple akan memilih warna konservatif untuk model foldable pertamanya.
Desain lipat gaya buku memungkinkan layar ganda, dengan layar luar yang ringkas serta layar dalam yang lebih luas saat dibuka.
Hal ini memberikan fleksibilitas penggunaan bagi pengguna yang membutuhkan perangkat multifungsi.
Modul Kamera dengan Fokus pada Ketipisan
Modul kamera pada unit dummy ini mencuri perhatian dengan kemiripan pada kamera bar iPhone Air. Terdapat dua sensor kamera belakang, bukan tiga seperti beberapa model iPhone sebelumnya.
Pilihan ini sesuai dengan laporan yang menyebut Apple lebih memprioritaskan ketipisan perangkat daripada menjejalkan banyak sensor kamera.
>>> K-pop, K-film, dan K-food: Mengapa Bukan K-games?
Spesifikasi Layar dan Performa
Menurut rumor yang beredar, layar luar foldable ini berukuran sekitar 5,5 inci, cukup untuk penggunaan sehari-hari tanpa membuka perangkat.
Ketika dibuka, layar dalam memiliki ukuran sekitar 7,8 inci.
Dari sisi performa, chip A20 Pro diperkirakan menjadi otak utama perangkat ini, menjanjikan kinerja yang responsif dan efisien.
Sentuhan Keamanan dengan Pemindai Sidik Jari
Salah satu rumor menarik adalah kembalinya Touch ID dalam bentuk pemindai sidik jari yang ditempatkan di sisi perangkat.
Hal ini mungkin menjadi solusi Apple menghadapi tantangan teknis memasukkan sistem Face ID ke dalam desain foldable yang sangat tipis.
>>> Mengapa Hasil Foto Kamera HP Tiba-tiba Buram? Ini Penyebab dan Solusinya
Penggunaan pemindai sidik jari ini juga bisa memberikan kemudahan dan kecepatan akses bagi pengguna, terutama di situasi di mana Face ID kurang optimal.
