unique visitors counter
⌂ Beranda Hiburan Traffic DuckDuckGo Melonjak Tiga Kali Lipat Usai Google I/O AI

Traffic DuckDuckGo Melonjak Tiga Kali Lipat Usai Google I/O AI

Traffic DuckDuckGo Melonjak Tiga Kali Lipat Usai Google I/O AI
Traffic DuckDuckGo Melonjak Pasca Google I/O AI, Pilihan Privasi Jadi Kunci
A A Ukuran Teks16px

Setelah Google mengumumkan pembaruan besar pada teknologi AI di mesin pencari mereka pada konferensi developer I/O, terjadi fenomena menarik di dunia pencarian digital.

DuckDuckGo, mesin pencari alternatif yang fokus pada privasi, mencatat kenaikan traffic hingga tiga kali lipat.

>>> China Pecahkan Tiga Rekor Dunia dengan Pertunjukan Drone Terbesar

IN2

Perubahan ini mencerminkan kecenderungan pengguna yang mencari pengalaman pencarian yang lebih sederhana dan bebas dari intervensi AI yang berlebihan.

DuckDuckGo Tawarkan Pilihan Bebas AI

Berbeda dengan Google yang mulai memaksa penggunaan fitur AI dalam hasil pencarian, DuckDuckGo memberi ruang bagi penggunanya untuk memilih.

Melalui platform no-ai. duckduckgo.

in2

com, pengguna dapat menonaktifkan ringkasan atau gambar yang dihasilkan AI sehingga hasil pencarian tetap fokus dan to the point.

Pendekatan ini menarik bagi pengguna yang menginginkan pengalaman pencarian yang lebih bersih tanpa tambahan fitur AI yang dianggap mengganggu.

Lonjakan Traffic dan Unduhan Aplikasi

Data dari Apptopia menunjukkan bahwa unduhan aplikasi DuckDuckGo meningkat sekitar 29% di Amerika Serikat pada akhir Mei 2023.

Lonjakan yang lebih signifikan terjadi pada pengguna iOS dan perangkat mobile.

>>> MediaTek Dimensity 7500 Muncul di Geekbench, Tawarkan Performa Mid-Range Solid

Hal ini menandakan bahwa pengguna mulai beralih ke alternatif yang mengedepankan privasi dan kontrol atas pengalaman pencarian mereka.

Respons dari Pihak DuckDuckGo

Gabriel Weinberg, pendiri dan CEO DuckDuckGo, menanggapi fenomena ini dengan menegaskan bahwa Google "memaksa AI tanpa opsi untuk menonaktifkannya," yang menurutnya justru membuat hasil pencarian menjadi kurang baik.

"Kami ingin menjadi tempat yang memberikan kendali kepada pengguna, memungkinkan mereka menentukan seberapa banyak atau sedikit AI yang ingin digunakan," ujarnya.

Pernyataan ini diperkuat oleh Kamyl BazBaz, Chief Communications and Policy Officer DuckDuckGo, yang mengatakan, "Orang-orang hanya menginginkan pilihan."

Perubahan pada Mesin Pencari Google

Google kini mengubah kotak pencarian sederhana menjadi fitur yang lebih "cerdas" dan bersifat percakapan.

Mode AI pada Google Search memberikan jawaban panjang dan menggabungkan konteks pribadi dari Gmail atau Foto jika dianggap relevan.

>>> CISA Beri Tenggat 3 Juni untuk Patch Kerentanan Windows Defender Nightmare Eclipse

Namun, kehadiran fitur ini yang sulit dihindari oleh pengguna, dan kadang menghasilkan jawaban tidak akurat atau "halusinasi AI," memicu beberapa orang mencari alternatif lain seperti DuckDuckGo.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru