NVIDIA secara resmi memperkenalkan RTX Spark, platform PC berbasis Arm baru yang diumumkan oleh Jensen Huang dalam keynote Computex 2026.
Platform ini menggabungkan CPU Grace buatan NVIDIA, GPU berbasis Blackwell, dan memori terpadu dalam jumlah besar untuk laptop dan desktop ringkas.
>>> Samsung Galaxy Fit4 Dikabarkan Rilis September 2026
CPU 20-Core Kustom Hasil Kolaborasi dengan MediaTek
CPU pada RTX Spark menggunakan desain Arm 20-core yang dikembangkan bersama MediaTek. Konfigurasinya terdiri dari sepuluh core performa Cortex-X925 dan sepuluh core efisiensi Cortex-A725.
Menurut NVIDIA, kombinasi ini mirip dengan yang digunakan pada chipset ponsel flagship, hanya saja ditingkatkan untuk PC.
GPU Blackwell dengan 6.144 Core CUDA
RTX Spark mengintegrasikan prosesor grafis Blackwell dengan 6.144 core CUDA dan Tensor Core generasi kelima.
NVIDIA mengklaim performa AI hingga 1 PFLOP, angka yang sebelumnya sulit dibayangkan untuk laptop tipis.
Yang paling menarik adalah arsitektur memorinya.
Alih-alih memisahkan memori sistem dan grafis, RTX Spark menggunakan memori LPDDR5X terpadu hingga 128GB yang dibagi untuk seluruh sistem.
>>> iPhone Ultra Lipat Dikabarkan Miliki Vapor Chamber untuk Pendinginan
Bagi beban kerja AI, hal ini bisa sama pentingnya dengan kekuatan pemrosesan mentah.
Ekosistem Software Lengkap
NVIDIA juga mengandalkan ekosistem software yang sudah ada, termasuk CUDA, TensorRT, DLSS, Reflex, ray tracing, dan seluruh tumpukan RTX.
Ini memberikan keunggulan dalam dukungan software yang selama ini menjadi tantangan bagi banyak upaya Windows-on-Arm.
Perusahaan mendemonstrasikan berbagai demo AI selama keynote, namun banyak pembeli mungkin lebih peduli pada daya tahan baterai dan performa gaming.
NVIDIA mengklaim perangkat RTX Spark dapat setipis 14mm sambil tetap memberikan kemampuan grafis kelas atas, meskipun pengujian independen masih diperlukan.
Sistem pertama diperkirakan hadir dari ASUS, Dell, HP, Lenovo, MSI, dan divisi Surface Microsoft pada akhir tahun ini.
>>> Spesifikasi dan Render Oppo Reno 16 Series Global Bocor
Masih banyak yang belum diketahui, termasuk harga dan daya tahan baterai sebenarnya. Namun satu hal yang jelas: NVIDIA tidak lagi hanya memasok GPU untuk PC.