Kecuali "Wonderland" dan "Asa No Palette", semua lagu dalam setlistnya menampilkan Ryuichi Sakamoto yang meninggal tiga tahun lalu.
Penampilan Onuki menunjukkan bahwa waktu mungkin sedikit mengubah suaranya, tetapi daya tarik musiknya tetap kuat.
Vokal khasnya yang berkilau lembut dan permainan band-nya membawa lagu-lagu itu hingga ke hati pendengar muda.
Untuk lagu "Peter Rabbit and Me", Onuki ditemani oleh penyanyi-penulis lagu muda Ichiko Aoba, yang dijadwalkan tampil di tempat yang sama keesokan harinya.
>>> Alasan Sutradara di Balik Nasib Akhir Zendaya di Euphoria Season 3
Agensi Onuki kemudian menulis di media sosial bahwa konser itu sangat mengharukan baginya dan ia berharap bisa kembali ke Korea untuk tampil lagi.
Band Jepang Lainnya Juga Meriahkan Festival
Asian Pop Festival 2026 juga menjadi ajang pertemuan band legendaris Jepang dengan penggemar Korea generasi baru.
Pada hari pertama, Quruli, yang dikenal luas di Korea lewat soundtrack film "Josee, the Tiger and the Fish", tampil di panggung outdoor.
Ini adalah pertama kalinya Quruli bertemu penggemar Korea dalam 15 tahun.
Band yang awalnya trio dan kini tampil sebagai duo ini membawakan 11 lagu, termasuk "Highway" dan "Bara no Hana".
Penampilan sempat terhenti sekitar 10 menit karena masalah generator listrik, tetapi hal itu tidak mengurangi semangat band.
Quruli melanjutkan dan menyelesaikan set selama satu jam dengan energi yang mengingatkan pada masa jayanya.
Keesokan harinya, Sunny Day Service, yang merayakan ulang tahun debut ke-30 tahun lalu, tampil di Korea untuk pertama kalinya dalam delapan tahun.
Band ini membawakan 10 lagu dalam waktu 50 menit, termasuk "Wakamonotachi" dan "Seishun Kyosokyoku".
Energi vulkanik Sunny Day Service meninggalkan kesan kuat pada penonton.
Sehari sebelumnya, band ini mengejutkan penggemar di Taipei dengan pertunjukan tiga setengah jam yang menampilkan hampir 40 lagu.
Menurut data platform tiket Nol, 93,2 persen pengunjung festival berusia remaja, 20-an, dan 30-an. Pemimpin Quruli, Shigeru Kishida, mengaku terkejut dengan sambutan hangat penggemar Korea.
"Saya pikir hanya sedikit orang yang akan mengenali band rock Jepang yang dipimpin oleh seseorang seusia saya yang sudah 50-an.
Namun, yang mengejutkan, begitu banyak orang yang menunggu kami," tulis Kishida di blognya setelah penampilan.
>>> 3 Tablet Premium Harga Terjangkau 2026, Spek Tinggi untuk Kerja dan Hiburan
"Pertunjukan langsung membawa sesuatu yang melampaui batas dan bahasa. Saya bersyukur atas energi positif yang diberikan penonton kepada kami," tambahnya.