Rusia meluncurkan ratusan drone dan puluhan rudal ke Kyiv dan kota-kota Ukraina lainnya pada Senin malam hingga Selasa pagi, menewaskan sedikitnya 22 warga sipil dan melukai 138 lainnya, demikian menurut otoritas setempat.
Presiden Rusia Vladimir Putin meningkatkan kampanye udara dalam beberapa pekan terakhir, tampaknya untuk memanfaatkan kelangkaan sistem pertahanan udara buatan AS di Ukraina.
>>> Iran Tembak Rudal ke Kuwait dan Bahrain, AS Balas Serang Fasilitas Iran
Langkah ini juga bertujuan meyakinkan audiens domestik bahwa Rusia unggul dalam perang yang telah berlangsung selama empat tahun.
Korban di Dnipro dan Kyiv
Tim penyelamat darurat yang menggali puing-puing gedung apartemen menemukan jenazah seorang anak berusia tiga tahun, serta seorang wanita dan putranya yang berusia delapan tahun di Dnipro, Ukraina tengah.
Otoritas melaporkan 16 orang tewas di Dnipro dan enam orang di Kyiv.
Warga ibu kota telah waspada selama beberapa hari setelah Rusia memperingatkan akan adanya serangan udara besar-besaran pekan lalu.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memohon dukungan lebih dari AS dan Eropa, menggambarkan serangan malam itu sebagai pernyataan eksplisit Rusia bahwa serangan akan terus berlanjut jika Ukraina tidak dilindungi.
Kisah Warga yang Selamat
Iryna Salikova, 37, menghabiskan malam dengan berbaring di bak mandi bersama putrinya yang berusia tiga tahun untuk berlindung saat ledakan mengguncang kota.
"Jendela kami pecah. Sebuah batu bulat terbang ke kamar anak-anak," kata Salikova, meskipun mereka tidak terluka.
>>> IRGC Serang Markas Armada Kelima AS dan Pangkalan Udara
Olena Dniprovska, 65, dan suaminya Yevhen, 64, terluka di apartemen mereka di distrik Podilskyi, Kyiv.
"Saya keluar ke koridor dengan telepon, dan sebelum saya mengerti apa yang terjadi, semuanya jatuh ke kepala saya, kaca, dan pintu meledak," kata Dniprovska dengan darah kering di wajahnya.
Dia menambahkan bahwa apartemennya hancur total, tanpa pintu, jendela, atau balkon.
Skala Serangan
Angkatan udara Ukraina melaporkan Rusia meluncurkan 73 rudal dan 656 drone ke seluruh Ukraina, dengan target utama termasuk Kyiv, Dnipro, Poltava, Kharkiv, dan Zaporizhzhia.
Pertahanan udara Ukraina menghancurkan atau menekan 40 rudal dan 602 drone.
Di Kharkiv, sedikitnya 19 orang terluka di area pemukiman dalam dua hari terakhir, termasuk 11 orang pada Selasa.
Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa bombardir tersebut menargetkan fasilitas industri militer di berbagai wilayah.
>>> Israel dan Hizbullah Saling Serang saat Diplomat Bertemu di Washington
Ukraina mengatakan infrastruktur sipil, energi, dan perumahan terkena dampak, namun tidak mengonfirmasi kerusakan pada lokasi militer.
