Korea akan meluncurkan festival musik global besar-besaran di Seoul pada Desember 2027 yang diharapkan mampu menyaingi Coachella Valley Music and Arts Festival di Amerika Serikat.
Rencana tersebut diumumkan oleh komite sipil-pemerintah bidang budaya pop dalam konferensi pers di Seoul pada Senin (26/7).
Tujuannya untuk meningkatkan pariwisata dan memperluas jangkauan global industri budaya Korea.
Fanomenon: Festival Dua Pekan
Festival bernama Fanomenon ini akan berlangsung pada 2-12 Desember 2027.
Acara digelar di Seoul Arena, gedung konser K-pop berkapasitas 28.000 kursi yang dijadwalkan rampung pada Mei 2027 di kawasan Chang-dong, serta di pusat konvensi KINTEX di Goyang, barat laut ibu kota.
Fanomenon merupakan gabungan kata "fan" dan "phenomenon" yang menekankan peran penggemar sebagai pendorong utama ekspansi global budaya Korea.
Festival tahunan ini akan menampilkan konser skala besar oleh artis dalam dan luar negeri, acara penghargaan berbasis fandom, serta pameran perusahaan yang terkait dengan budaya Korea.
Acara pendahuluan dijadwalkan pada 2 Desember, diikuti program utama pada 3-12 Desember. Konser akan digelar di Seoul Arena dengan penampilan artis-artis utama selama dua pekan.
Penghargaan Fandom dan Pameran Interaktif
Festival ini juga akan menggelar acara penghargaan yang menghormati komunitas penggemar paling berpengaruh tahun ini. Penghargaan akan diterima oleh artis atau merek atas nama komunitas tersebut.
Di KINTEX, pengunjung dapat menikmati pertunjukan musik bergaya festival dengan banyak artis, serta pameran dan program interaktif untuk merasakan budaya Korea secara langsung.
Perusahaan yang berpartisipasi berasal dari berbagai sektor, termasuk makanan, kecantikan, mode, dan industri konten seperti webtoon, film, drama televisi, serta animasi.
Dukungan Pemerintah dan Swasta
Pemerintah berencana mendukung kelancaran festival dengan membantu prosedur imigrasi dan manajemen keamanan.
Selain itu, akan dilakukan promosi pariwisata inbound serta memperkuat hubungan dengan acara nasional dan regional untuk menarik sebanyak mungkin wisatawan asing.
Komite Presiden untuk Pertukaran Budaya Populer telah menyetujui rencana ini dalam rapat paripurna awal Juli.
Rapat tersebut dipimpin oleh Menteri Budaya, Olahraga, dan Pariwisata Chae Hwi-young serta Park Jin-young, chief creative officer JYP Entertainment.
"Fanomenon adalah upaya baru untuk menciptakan platform budaya K berskala besar di mana penggemar dari seluruh dunia dapat berpartisipasi dan terlibat langsung," ujar Chae.
"Kami akan berusaha menjadikannya pengalaman yang berkesan bagi pengunjung global dan peluang pertumbuhan baru bagi konten, pariwisata, dan industri terkait."
Park menambahkan bahwa kekuatan budaya Korea tidak hanya terletak pada artis dan konten, tetapi juga pada fandom yang telah membantu mengembangkan dan memperluasnya.
"Kami akan membangun model sukses yang menggabungkan kreativitas sektor swasta dengan dukungan pemerintah, sehingga Korea dapat menjadi pusat global industri fandom."