Popularitas motor listrik di Indonesia terus meningkat. Selain hemat biaya operasional, kendaraan ini juga menghadirkan inovasi baterai yang memudahkan pengguna.
Dua sistem baterai yang umum digunakan adalah baterai sewa (subscription battery) dan swap baterai. Meski sama-sama bertujuan mempermudah, banyak konsumen menilai baterai sewa lebih nyaman untuk aktivitas sehari-hari.
>>> Strava Tambah Fitur Terapi Fisik, Latihan Kekuatan, dan Peringatan Keluar Rute
Tidak Perlu Repot Mencari Lokasi Penukaran Baterai
Salah satu kendala sistem swap baterai adalah keterbatasan stasiun penukaran. Jaringan swap memang terus berkembang, tetapi belum merata di semua wilayah.
Pengguna harus merencanakan perjalanan dengan cermat. Saat baterai menipis, mereka harus mencari stasiun swap terdekat.
Di kota besar, masalah ini mungkin tidak terlalu terasa. Namun, di daerah pinggiran atau kota dengan infrastruktur terbatas, situasinya berbeda.
Sebaliknya, sistem baterai sewa menawarkan kemudahan. Pengguna cukup mengisi daya di rumah, kantor, atau tempat lain yang ada listrik.
Kebiasaan mengisi daya di rumah juga praktis karena bisa dilakukan pada malam hari. Pagi hari, baterai sudah penuh dan siap digunakan.
>>> Laptop Nvidia RTX Spark Dibanderol Mulai Rp28 Jutaan, Siap Tantang MacBook Pro
Biaya Lebih Pasti dan Terjangkau
Baterai sewa memberikan kepastian biaya bulanan. Pengguna tidak perlu khawatir dengan biaya penggantian baterai yang mahal jika rusak.
Dengan sistem sewa, semua perawatan baterai biasanya sudah termasuk dalam biaya langganan. Ini membuat pengeluaran lebih terprediksi.
Tidak Bergantung pada Infrastruktur Eksternal
Sistem swap baterai sangat bergantung pada ketersediaan stasiun penukaran. Jika stasiun rusak atau kehabisan baterai, pengguna bisa kesulitan.
Baterai sewa menghilangkan ketergantungan tersebut. Pengguna hanya perlu akses ke stopkontak listrik, yang hampir selalu tersedia di rumah atau kantor.
>>> Erin Kirim Surat Protes ke DPR soal Perlakuan Tidak Adil dalam Kasus Eks ART
Dengan alasan-alasan tersebut, baterai sewa dinilai lebih nyaman bagi pengguna motor listrik, terutama mereka yang tinggal di daerah dengan infrastruktur swap terbatas.