Minyak mentah asal Timur Tengah yang dibeli oleh sejumlah kilang minyak China kini ditawarkan untuk dijual kembali.
Langkah ini diambil untuk memanfaatkan lonjakan harga akibat meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut.
>>> DPRD Pandeglang Desak Perbup untuk Tangani LGBT sebagai Ancaman Nonmiliter
Menurut para pedagang yang enggan disebutkan namanya, minyak tersebut telah keluar dari Teluk Persia dan dapat dikirim paling cepat bulan ini.
Jenis minyak yang ditawarkan termasuk Upper Zakum dari Uni Emirat Arab.
Penawaran dilakukan langsung oleh perusahaan perdagangan dan perantara dengan premi sebesar US$6 per barel di atas patokan Dubai berdasarkan harga pengiriman ke Asia.
>>> Kasus Pelecehan di Transjakarta Terulang, Pengamat: Perbanyak Fasilitas Khusus Perempuan
Beberapa pengiriman awalnya dibeli dengan harga setara patokan yang sama melalui tender.
Belum diketahui berapa banyak minyak dari Teluk Persia yang tersedia untuk dijual.
>>> Mendag Minta Restu DPR untuk Empat Perjanjian Dagang via Perpres
Kilang minyak China diperkirakan akan mengganti barel-barel tersebut dengan minyak Rusia seperti ESPO yang jauh lebih murah berdasarkan harga pengiriman.

