Duncan memuji kelompok itu karena memilih waktu optimal untuk ekspedisi mereka.
Hujan deras beberapa hari sebelumnya akan membersihkan sebagian besar sistem, dan masuk ke terowongan pada dini hari berarti aliran limbah jauh lebih sedikit dibandingkan jam sibuk siang hari.
“Mereka melakukan riset,” kata Duncan.
Namun bahaya tak terlihat mengintai di lingkungan kaya patogen ini.
Duncan menceritakan bagaimana ia dua kali dirawat di rumah sakit karena infeksi parah di ekstremitasnya, yang akhirnya mendorongnya pensiun.
>>> Dow Melonjak 925 Poin Saat Harga Minyak Turun, Saham AI Tertekan
Penjelajah berpengalaman biasanya membawa alat pengukur gas untuk memeriksa kadar uap berbahaya, termasuk hidrogen sulfida yang mudah terbakar, yang dihasilkan oleh pembusukan, kata Duncan.
Mengenai bau limbah, Duncan mengatakan tidak terlalu menyengat seperti yang dibayangkan. “Jika selokan berfungsi baik, baunya lebih seperti kandang ternak atau tumpukan kompos,” katanya.
“Tapi saat buruk, bisa berbau seperti kematian.”
Motivasi Penjelajah Bawah Tanah
Beberapa warga khawatir penjelajah misterius yang terekam video melakukan sesuatu yang jahat. Banyak yang mengenakan sepatu bot kedap air setinggi pinggang dan dilengkapi headlamp serta alat mirip sekop.
“Selokan bisa berfungsi sebagai titik masuk atau keluar ke gedung, dan kita semua pernah melihat film di mana penjahat melarikan diri dari penjara melalui selokan,” ujar Magued Iskander, profesor teknik di New York University.
“Pasti ada alasan di luar sekadar sensasi untuk memasuki tempat kotor seperti selokan.”
Yang lain mencatat bahwa polisi pernah menangkap pemburu harta karun bawah tanah dari waktu ke waktu.
Tiga pria didakwa tahun lalu dengan pencurian dan tuduhan lain setelah mencari emas, perhiasan, dan barang berharga lainnya di selokan Brooklyn.