>>> Busan Luncurkan Pusat Informasi Online untuk Lindungi dan Pandu Penggemar BTS
Hanbok memungkinkan mereka mengalami Korea tidak hanya dengan mata tetapi juga dengan tubuh, mengubah tur istana dari sekadar tontonan menjadi sesuatu yang bisa dimasuki.
Jika K-content membuat mereka membeli tiket pesawat ke Korea, hanbok memberikan bentuk perjalanan yang bisa mereka simpan, dalam foto dan ingatan tubuh.
Itulah mengapa hanbok lebih dari sekadar tiket masuk gratis. Ia adalah bahasa pengalaman yang memungkinkan wisatawan mengenakan waktu Korea dan berjalan melalui ruang Seoul.
Tentu saja, ledakan ini tidak tanpa kontroversi.
Banyak hanbok yang disewa wisatawan asing memiliki rok seperti gaun, hiasan emas tebal, dan aksesori yang asal-usulnya sulit dilacak.
Mereka mungkin bagus difoto, tetapi jika pertanyaannya apakah mewakili garis anggun dan martabat sederhana yang mendefinisikan hanbok, jawabannya tidak.
Mengingat hanbok sewaan ini, bagi banyak wisatawan, adalah representasi pertama budaya Korea yang mereka kenakan, masalahnya menjadi lebih rumit.
Apa yang mereka alami dan kenangan yang tersisa tidak boleh diperlakukan semata-mata sebagai masalah komersial.
Hanbok “tanpa kewarganegaraan” yang dijual di sekitar istana tidak boleh diabaikan begitu saja sebagai preferensi pasar.
Jika pariwisata istana menjadi salah satu pengalaman budaya paling terlihat di Korea, pemerintah pusat dan daerah harus memberikan standar dan panduan dasar, memastikan aksesibilitas tidak mengorbankan identitas budaya.
Baru-baru ini, “hanbok saenghwal” atau budaya sehari-hari mengenakan hanbok ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda nasional.
Sebuah komite promosi juga diluncurkan dengan tujuan mendaftarkannya ke Daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO pada 2030.
Undang-Undang Promosi Industri Budaya Hanbok yang disahkan Majelis Nasional pada Maret lalu meletakkan landasan kelembagaan untuk membuat hanbok lebih banyak dikenakan dalam kehidupan sehari-hari, memperkuat industri, dan memperluas jangkauan globalnya.
Hanbok tidak lagi sekadar pakaian yang dikeluarkan hanya untuk hari libur.
>>> Layanan Feri Hangang Bus Seoul Perluas Rute untuk Pengunjung Pameran Taman
Di jejak langkah wisatawan asing yang berjalan melalui istana kuno Korea, hanbok menjadi bahasa budaya yang digunakan Korea untuk berbicara kepada dunia.