Salah satu tes bahkan menghasilkan notifikasi pengenalan sampel menggunakan templat wajah berdasarkan filsuf Michel Foucault.
Namun, Meta mengatakan orang tidak perlu terlalu khawatir dengan temuan ini. Juru bicara perusahaan, Ryan Daniels, menyatakan bahwa kode tersebut mencerminkan eksperimen internal, bukan peluncuran produk yang direncanakan.
Menurut Meta, belum ada keputusan final yang diambil, dan perusahaan tidak membangun basis data pengenalan wajah terpusat.
Perusahaan juga mengatakan akan bergerak hati-hati dan transparan jika memutuskan untuk menghadirkan fitur semacam itu ke konsumen.
Laporan ini kemungkinan akan memicu kembali perdebatan yang sebenarnya tidak pernah benar-benar reda.
>>> Galaxy A27 Muncul dalam Warna Awesome Mint Baru
Pendukung AI yang dapat dikenakan sering menunjuk pada kenyamanan yang ditawarkan sistem ini, sementara kritikus khawatir tentang betapa mudahnya garis antara bantuan yang berguna dan pengawasan konstan menjadi kabur.