unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Raffi Ahmad Cerita Kronologi Bisa Disebut di Kasus Bea Cukai
Hiburan

Raffi Ahmad Cerita Kronologi Bisa Disebut di Kasus Bea Cukai

Raffi Ahmad memberikan klarifikasi terkait kasus Bea Cukai
Raffi Ahmad dan Rombongan Salurkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Korban Kebakaran Kampung Adat Sade
A A Ukuran Teks16px

Raffi Ahmad menceritakan kronologi namanya terseret dalam kasus dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Hal itu ia sampaikan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Cerita tersebut dibagikan Dedi Mulyadi dalam unggahan di media sosial pada Kamis (11/6).

Raffi menjelaskan bahwa ia tidak pernah memesan barang apapun melalui jasa Blueray Cargo di Amerika Serikat.

Kronologi Raffi Ahmad Disebut dalam Kasus Bea Cukai

Raffi menceritakan bahwa dirinya hanya memenuhi permintaan foto bersama dari salah satu pegawai jasa kargo tersebut.

Saat itu, Raffi sedang berkunjung ke toko kelontong Indonesia di dekat Awang Kitchen, Amerika Serikat, sepulang lari maraton di Chicago.

"Kita main ke New York sambil ketemu sama teman-teman, atau warga yang disana. Jadi datanglah kita ke restoran, ada namanya Awang Kitchen.

Makanlah kita, kita menghibur masyarakat. Ada videonya, di Youtube.

Aku, Ariel, Desta di Awang Kitchen kita menghibur," kata Raffi Ahmad.

"Terus, di sebelah kanan itu ada toko kelontong, terus pas kita mau kembali lagi ke Awang Kitchen, di sebelah kiri itu ada toko Blueray, di atasnya pada gini semuanya, kayak 'A Raffi!'

"

"Nah itu ajak foto, dia (pegawai Blueray), dia itu yang ngajak foto. Ini tuh fotonya begini, foto saya sama Gading," jelas Raffi.

Raffi juga menunjukkan foto bersama pegawai Blueray Cargo dan teman-temannya, seperti Gading, Ariel NOAH, dan Desta Mahendra. Ia mengaku tidak mengenal sosok yang meminta foto tersebut.

Sebelumnya, Raffi Ahmad sudah membantah keterlibatannya dalam dugaan suap di lingkungan Bea Cukai.

Utusan Khusus Presiden bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni itu menyatakan sudah terbiasa disebut-sebut dalam permasalahan yang terjadi, meskipun tidak pernah terlibat.

"Itu tidak benar," kata Raffi Ahmad di Jakarta. "Oh ya, sudah biasa.

Saya pernah dibawa dalam pencucian uang lah, ini lah."

"Tapi yang pasti, kalau ini, saya tidak pernah ada transaksi dan tidak pernah memesan, menerima pun tidak," ia menegaskan.

Nama Raffi muncul karena disebut sempat berkunjung ke Kantor Blueray Cargo di AS untuk menitip atau mengirimkan barang elektronik ke Indonesia, seperti iPhone 17.

Ia kini menggandeng pengacara Hotman Paris sebagai langkah hukum.

Raffi Ahmad dan Hotman Paris berencana menggelar konferensi pers pada Kamis (11/6).

Dalam video yang diunggah, Hotman menantang pihak yang menyeret nama Raffi untuk menyertakan bukti keterlibatan kliennya.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru