Raffi Ahmad menceritakan kronologi namanya terseret dalam kasus dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Hal itu ia sampaikan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Cerita tersebut dibagikan Dedi Mulyadi dalam unggahan di media sosial pada Kamis (11/6).
>>> Keluarga Ungkap Penyebab Haji Bolot Dirawat di RS
Raffi menjelaskan bahwa ia tidak pernah memesan barang apapun melalui jasa Blueray Cargo di Amerika Serikat.
Kronologi Raffi Ahmad Disebut dalam Kasus Bea Cukai
Raffi menceritakan bahwa dirinya hanya memenuhi permintaan foto bersama dari salah satu pegawai jasa kargo tersebut.
Saat itu, Raffi sedang berkunjung ke toko kelontong Indonesia di dekat Awang Kitchen, Amerika Serikat, sepulang lari maraton di Chicago.
"Kita main ke New York sambil ketemu sama teman-teman, atau warga yang disana. Jadi datanglah kita ke restoran, ada namanya Awang Kitchen.
Makanlah kita, kita menghibur masyarakat. Ada videonya, di Youtube.
Aku, Ariel, Desta di Awang Kitchen kita menghibur," kata Raffi Ahmad.
"Terus, di sebelah kanan itu ada toko kelontong, terus pas kita mau kembali lagi ke Awang Kitchen, di sebelah kiri itu ada toko Blueray, di atasnya pada gini semuanya, kayak 'A Raffi!'
"
"Nah itu ajak foto, dia (pegawai Blueray), dia itu yang ngajak foto. Ini tuh fotonya begini, foto saya sama Gading," jelas Raffi.
>>> BIGBANG Umumkan Tur Dunia Peringati 20 Tahun Debut
Raffi juga menunjukkan foto bersama pegawai Blueray Cargo dan teman-temannya, seperti Gading, Ariel NOAH, dan Desta Mahendra. Ia mengaku tidak mengenal sosok yang meminta foto tersebut.
Sebelumnya, Raffi Ahmad sudah membantah keterlibatannya dalam dugaan suap di lingkungan Bea Cukai.