Shim Young-churl, seniman instalasi asal Korea Selatan, memenangkan Moonshin Art Award ke-25. Penghargaan ini diberikan oleh kota Changwon pada Kamis lalu.
Shim dinilai berhasil memperluas cakupan seni patung melalui karya imersif yang menggabungkan cahaya, suara, aroma, gerakan, dan kecerdasan buatan (AI).
>>> Bernard Werber Akan Hadiri Acara Bincang Buku di Perpustakaan Gyeonggi
Tentang Moonshin Art Award
Penghargaan tahunan ini didirikan untuk menghormati semangat seni pematung dunia Moon Shin. Penyelenggaranya adalah kota Changwon dan Museum Seni Moonshin Masan di Provinsi Gyeongsang Selatan.
Ajang ini mengapresiasi seniman yang mendorong seni patung kontemporer ke arah baru.
Perjalanan Karier Shim Young-churl
Shim adalah profesor emeritus di Universitas Suwon. Ia telah membangun bahasa visual khas dalam seni instalasi dan media interaktif sejak 1980-an.
Serial karyanya yang terkenal, "Garden", menggabungkan cahaya, suara, wewangian, ruang arsitektur, dan partisipasi penonton. Karya ini menciptakan lingkungan multisensori yang memperluas definisi patung.
Dalam beberapa tahun terakhir, Shim mengintegrasikan AI, riset, dan pengalaman pengunjung ke dalam praktiknya. Ia menyebutnya sebagai "bahasa patung baru di mana teknologi dan indra bertemu".
Pada pameran tunggalnya tahun 2026 bertajuk "Dancing Garden — Flower Rain", ia menggabungkan struktur cermin dengan sistem berbasis AI.
>>> Piala Dunia 2026 di Siang Hari Ubah Strategi Pemasaran di Korea
Pengunjung dapat menjadi bagian dari karya instalasi imersif tersebut.
Sejak pameran tunggal pertamanya pada 1983, Shim telah mengadakan 53 pameran tunggal. Ia sebelumnya menerima Seokju Art Award pada 2007 dan Total Art Award pada 1994.
Apresiasi dan Harapan
Dewan juri Moonshin Art Award menyoroti keluasan dan orisinalitas bahasa patung Shim. Mereka menilai perpaduan teknologi dan sensasi, ruang dan partisipasi, "menandakan kemungkinan baru bagi seni patung kontemporer".
Setelah memenangkan penghargaan, Shim mengenang masa awalnya ketika karya simetris dan terstruktur Moon Shin menginspirasinya.
"Saya akan menganggap kehormatan ini bukan sebagai vonis penyelesaian, melainkan dorongan untuk terus maju," ujarnya.
Ia berharap tetap setia pada esensi seni patung sambil merangkul teknologi kontemporer dan pengalaman penonton.
>>> Netflix Hit "Jae-seok's B&B Rules" Dorong Kampanye Pariwisata Korea
Upacara penghargaan Moonshin Art Award ke-25 berlangsung di ruang luar Museum Seni Moonshin Masan. Hadiah utama berupa uang tunai sebesar 20 juta won (sekitar $13.086).