Vivo mulai memberikan bocoran mengenai perangkat lipat terbarunya, Vivo X Fold 6. Ponsel ini disebut membawa peningkatan signifikan dibandingkan pendahulunya yang meluncur pada Juni 2025 lalu.
Performa Chipset Baru yang Lebih Efisien
Manajer produk Vivo, Han Boxiao, mengonfirmasi bahwa Vivo X Fold 6 akan ditenagai oleh Dimensity 9500 Super Edition.
>>> Retroid Pocket 6 Versi RAM 12GB Kini dengan Storage 128GB
Chipset ini dirancang khusus untuk memberikan efisiensi daya yang lebih baik.
Selain itu, performa NPU juga ditingkatkan untuk kebutuhan multitasking yang lebih lancar. Dengan optimasi tersebut, perangkat ini diharapkan mampu menangani aplikasi berat dengan konsumsi baterai yang lebih hemat.
Vivo X Fold 6 juga akan mendukung antarmuka OriginOS 6 Fold yang dikhususkan untuk perangkat layar lipat. Antarmuka ini dioptimalkan untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih mulus.
Kapasitas Baterai dan Kamera
Berdasarkan informasi yang beredar, Vivo X Fold 6 dikabarkan akan mengusung baterai berkapasitas 7.000 mAh. Kapasitas ini tergolong sangat besar untuk ukuran ponsel lipat.
Sebagai perbandingan, Samsung Galaxy Z Fold 7 memiliki kapasitas baterai 4.400 mAh.
>>> Galaxy Watch Ultra 2 Dikabarkan Punya Baterai 35 Persen Lebih Besar dan Chip Snapdragon Wear Elite
Di sektor fotografi, ponsel ini diprediksi menggunakan kamera utama 200 MP dan lensa zoom 50 MP.
Kombinasi sensor tinggi ini diprediksi memberikan detail gambar yang lebih tajam untuk berbagai kebutuhan fotografi mobile.
Kompetisi di Pasar Ponsel Lipat
Dengan spesifikasi tersebut, Vivo X Fold 6 diposisikan sebagai pesaing serius bagi perangkat lipat lainnya.
Samsung Galaxy Z Fold 7 saat ini dipasarkan seharga Rp25.000.000 (1.599 dolar AS).
Penggunaan chipset MediaTek seri terbaru memberikan alternatif menarik bagi pengguna yang mencari performa stabil di luar platform Snapdragon.
>>> HYBE Minta Maaf atas Keterlambatan Malam Pertama Tur Dunia BTS di Busan
Perangkat ini dijadwalkan meluncur di pasar China pada Juni 2026.