Merkley dan Senator Republik Lisa Murkowski dari Alaska memimpin surat yang juga ditandatangani oleh sembilan senator Demokrat lainnya.
Surat itu mendesak NSF untuk menghentikan pembongkaran OOI dan melakukan tinjauan menyeluruh, termasuk konsultasi dengan komunitas ilmu kelautan, sebelum tindakan lebih lanjut diambil.
"Menghilangkan sebagian besar sistem pemantauan laut yang kompleks ini mengancam keselamatan komunitas pesisir kita sambil merusak kemampuan bangsa kita untuk memantau lingkungan pesisir, arus laut, dan peristiwa cuaca ekstrem," tulis para senator.
Tudingan Ilegalitas
Dalam teguran yang lebih tajam, anggota DPR dari Komite Sains, Luar Angkasa, dan Teknologi serta Komite Sumber Daya Alam mengirim surat bersama yang menuntut NSF "menghentikan tindakan mahal, merusak, dan yang terpenting, ilegal ini segera."
Surat itu dipimpin oleh Perwakilan Zoe Lofgren dan Jared Huffman dari California, serta ditandatangani oleh 23 anggota Demokrat dari masing-masing panel.
Dalam pernyataan 3 Juni, NSF mengatakan keputusannya sebagian didasarkan pada laporan National Academies tahun 2025 tentang masa depan ilmu kelautan.
>>> Iran: Akhir Perang Termasuk Akhir Pendudukan Israel di Lebanon
"NSF tetap berkomitmen pada ilmu kelautan dan akan terus bekerja sama dengan komunitas ilmiah pada tujuan penelitian prioritas tinggi," tulis NSF.
Pemotongan sebagai Tanda Kemunduran yang Lebih Luas
Pemotongan observatorium laut adalah bagian dari kemunduran yang lebih luas dari penelitian lingkungan dan iklim di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.
Pemerintahan Trump telah bergerak untuk mengurangi program penelitian, mengurangi staf di badan-badan termasuk NOAA dan EPA, serta melonggarkan peraturan emisi.
Undang-undang alokasi federal mewajibkan NSF untuk memberi tahu Komite Alokasi DPR dan Senat setidaknya 30 hari sebelumnya sebelum rencana penonaktifan fasilitas atau aset milik badan yang bernilai lebih dari $2,5 juta.