Xiaomi melalui sub-merek Redmi kembali menghadirkan kejutan di industri smartphone.
Setelah Redmi K90 Max dengan MediaTek Dimensity 9500, kini Redmi K90 Ultra siap meluncur dengan Qualcomm Snapdragon 8 Elite.
>>> Penampakan Bae Yong-joon Picu Kembali Minat pada Selebriti Paling Tertutup di Korea
Yang membuat K90 Ultra istimewa adalah fitur kipas pendingin aktif yang tertanam di dalam bodi. Fitur ini jarang ditemukan di ponsel non-gaming.
Redmi K90 Ultra juga dibekali baterai raksasa 8.500 mAh dan pengisian cepat 100W. Dengan spesifikasi ini, Redmi ingin memastikan performa tidak menurun akibat panas berlebih.
Strategi Dua Jalur: MediaTek vs Qualcomm
Redmi menawarkan dua varian flagship paralel dalam lini K90.
K90 Max menggunakan MediaTek Dimensity 9500 dengan pendingin aktif, sedangkan K90 Ultra mengandalkan Snapdragon 8 Elite juga dengan pendingin aktif.
Langkah ini dinilai cerdas karena di Tiongkok, loyalitas terhadap merek chipset cukup kuat.
Sebagian pengguna percaya Snapdragon lebih stabil untuk GPU dan kompatibilitas game, sementara yang lain memilih MediaTek karena efisiensi daya dan harga lebih terjangkau.
>>> Review Film: Disclosure Day, Ambisi Spielberg yang Terlalu Padat
Snapdragon 8 Elite: Performa Flagship Generasi Terbaru
Snapdragon 8 Elite dibangun dengan proses fabrikasi 3nm.
Chipset ini menawarkan CPU berkecepatan tinggi dengan arsitektur Oryon, GPU Adreno generasi baru, dan AI engine 45 TOPS.
Meski efisiensi termal lebih baik, Snapdragon 8 Elite tetap membutuhkan pendinginan tambahan saat beban puncak.
Karena itu, Redmi menyematkan kipas mikro aktif, fitur yang sebelumnya hanya ada di ponsel gaming seperti ASUS ROG Phone.
Dengan kehadiran Redmi K90 Ultra, konsumen tidak perlu memilih antara performa dan preferensi chipset.
>>> Lenovo Power Bank Hybrid 2-in-1 140W Resmi Dirilis, Punya Layar Pintar dan Baterai 10.200mAh
Redmi memberikan keduanya dalam dua bodi berbeda dengan filosofi yang sama: performa berkelanjutan tanpa throttling.
