unique visitors counter
alt top
⌂ Beranda IPTEK Pascagempa Sulawesi Tengah, Kemkomdigi Pulihkan 8 BTS dan Percepat Pemulihan Jaringan Telekomunikasi

Pascagempa Sulawesi Tengah, Kemkomdigi Pulihkan 8 BTS dan Percepat Pemulihan Jaringan Telekomunikasi

Pascagempa Sulawesi Tengah, Kemkomdigi Pulihkan 8 BTS dan Percepat Pemulihan Jaringan Telekomunikasi
Seorang anak memperhatikan bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa di Palu, Sulawesi Tengah. [Antara/Basri Marzuki/Lmo/YU]
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Gempa bumi magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada 16 Juni 2026 menyebabkan gangguan pada 29 site BTS telekomunikasi.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) melaporkan delapan BTS berhasil dipulihkan di Kota Palu dan Kabupaten Sigi, sementara 21 lainnya masih dalam proses perbaikan.

>>> Bantahan: iPhone Foldable Ultra Tidak Ditunda, Rilis September Sesuai Jadwal

alt top

Delapan BTS Berhasil Kembali Beroperasi

Dari total 29 BTS yang terdampak, sebanyak delapan site telah kembali beroperasi. Angka ini setara dengan 27,59 persen dari total gangguan.

Pemulihan tercepat terjadi di Kota Palu dengan lima BTS aktif. Kabupaten Sigi menyusul dengan tiga BTS yang telah pulih.

Kabupaten Poso masih menjadi fokus utama karena memiliki jumlah BTS terdampak terbanyak, yakni 13 site.

alt mid

>>> ChatGPT Tembus 1,1 Miliar Pengguna, tapi Pangsa Pasar Menyusut

Jalur Transmisi dan Listrik Jadi Kendala Utama

Gangguan layanan terjadi akibat terputusnya jalur transmisi dan pasokan listrik pascagempa. Meskipun perangkat di lokasi masih baik, BTS tidak dapat beroperasi normal.

Kemkomdigi memastikan koordinasi dengan operator telekomunikasi dan pemerintah daerah terus dilakukan untuk mempercepat pemulihan.

>>> Microsoft Luncurkan Surface Pro dan Surface Laptop dengan Chip Snapdragon X2

Langkah percepatan ini penting agar masyarakat dapat kembali mengakses layanan telepon, internet, dan komunikasi digital selama masa tanggap darurat.

alt under
R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
alt mid
📰 Update Terbaru