Commodore kembali dengan ponsel anyar yang bukan sekadar ponsel pintar atau ponsel bodoh.
Perusahaan yang kini dimiliki oleh Commodore International Corporation (CIC) itu memperkenalkan Commodore Callback 8020, sebuah ponsel flip yang mengusung sistem operasi Sailfish OS buatan Jolla.
>>> Pascagempa Sulawesi Tengah, Kemkomdigi Pulihkan 8 BTS dan Percepat Pemulihan Jaringan Telekomunikasi
Ponsel ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih fokus dengan membatasi akses ke aplikasi yang sering membuat pengguna kecanduan.
Commodore menyebutnya sebagai ponsel yang berada di antara dumb phone dan smartphone.
Latar Belakang Commodore Baru
Commodore International Corporation (CIC) didirikan tahun lalu oleh Christian Simpson, seorang YouTuber teknologi yang kini menjabat sebagai CEO.
Perusahaan ini membeli hak merek Commodore dan logo ikoniknya, serta mempekerjakan beberapa mantan karyawan Commodore asli.
Meski demikian, CIC bukanlah Commodore lama yang bangkit kembali. Ini adalah perusahaan yang sepenuhnya berbeda dengan hak atas merek tersebut.
Fitur Utama Callback 8020
Callback 8020 adalah ponsel flip dengan layar internal 3,25 inci resolusi 480x640 piksel dan layar eksternal 1,77 inci.
Ditenagai chipset MediaTek Helio G81, RAM 4 GB, dan penyimpanan internal 64 GB yang dapat diperluas dengan microSD (sudah termasuk kartu 32 GB).
Ponsel ini mendukung Wi-Fi, Bluetooth, GPS, dan LTE. Baterainya berkapasitas 1.550 mAh dan dapat dilepas, dengan pengisian daya melalui USB-C.
Callback 8020 tidak memiliki aplikasi media sosial, browser, email, atau aplikasi kerja yang terinstal. Semua aplikasi tersebut diblokir di tingkat sistem.
Layar sentuh juga dinonaktifkan secara default.
Untuk berkirim pesan, pengguna hanya bisa menggunakan T9-style texting. Commodore menyebutnya sebagai "mindful friction" atau gesekan yang disengaja untuk mengurangi penggunaan berlebihan.