Pengeluaran wisatawan mancanegara di Korea Selatan menembus rekor baru.
Pada Mei 2025, total belanja menggunakan kartu kredit mencapai 2,12 triliun won atau sekitar Rp 21 triliun.
>>> Ajumma Queers: Perempuan Paruh Baya Ubah Wajah LGBTQ Korea
Angka tersebut naik 67,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ini merupakan pertumbuhan tertinggi sejak 2023.
Lonjakan ini didorong oleh kedatangan wisatawan China. Penggunaan kartu kredit mereka melonjak lebih dari 200 persen secara tahunan.
Dua Kutub Perilaku Wisatawan
Analis mencatat adanya perbedaan tajam antara wisatawan muda dan kelompok lainnya. Wisatawan muda lebih tertarik mengikuti gaya hidup lokal.
Di kawasan Seongsu-dong dan Myeong-dong, tren fesyen "gorpcore" mendorong penjualan pakaian olahraga naik 84,5 persen. Banyak anak muda antre untuk merancang sepatu kets di "Nike By You".
>>> Industri Resor Terpadu Korea Tertekan Saingi Jepang
Penjualan mainan dan barang hiburan melonjak 191 persen karena perburuan merchandise karakter edisi terbatas. Farmasi juga menjadi tujuan baru dengan kenaikan belanja 206 persen.
Wisatawan mengunjungi klinik dermatologi untuk perawatan kulit, lalu membeli krim perbaikan kulit di apotek.
Sementara itu, wisatawan dengan daya beli tinggi bergerak agresif di distrik barang mewah. Di Cheongdam-dong, penjualan jam tangan dan perhiasan naik 135 persen.
Rata-rata transaksi per item mencapai 12,15 juta won, terutama didorong pembeli China yang ingin mengatasi kelangkaan stok global.
>>> Kejutan Harga Big Mac di Meksiko: Realitas Piala Dunia Seorang Wartawan
Fenomena ini menunjukkan bahwa Korea tidak lagi sekadar destinasi wisata, melainkan juga pusat perbelanjaan ritel global.