unique visitors counter
alt top
⌂ Beranda News Iran Buka Selat Hormuz dan Jual Minyak Bebas Berdasarkan Kesepakatan dengan AS

Iran Buka Selat Hormuz dan Jual Minyak Bebas Berdasarkan Kesepakatan dengan AS

Iran Buka Selat Hormuz dan Jual Minyak Bebas Berdasarkan Kesepakatan dengan AS
Kapal tanker minyak di Selat Hormuz
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Iran akan segera mengambil langkah untuk membuka kembali Selat Hormuz setelah kesepakatan sementara dengan Amerika Serikat ditandatangani. Berdasarkan dokumen yang bocor, Iran juga diizinkan menjual minyak tanpa batasan.

Kesepakatan yang akan ditandatangani di Swiss pada Jumat ini juga mencakup bantuan rekonstruksi setidaknya $300 miliar untuk Iran.

>>> Trump Berkomitmen Bantu Kemajuan Isu Semenanjung Korea

alt top

AS berjanji mengakhiri semua sanksi Amerika dan PBB jika kesepakatan final mengenai program nuklir Iran tercapai.

Konsesi Besar bagi Iran

Kesepakatan sementara ini menghentikan perang yang dimulai pada 28 Februari, di mana AS dan Israel bertujuan mencegah Iran memiliki senjata nuklir.

Namun, kesepakatan ini justru memberi Iran beberapa keuntungan di muka tanpa banyak imbal balik.

alt mid

AS menyetujui Iran menjual minyak secara bebas dan menawarkan pencabutan semua sanksi di masa depan. Langkah ini melampaui kesepakatan nuklir 2015 yang ditarik Trump pada masa jabatan pertamanya.

Kesepakatan ini kemungkinan akan menuai kritik keras di Washington. Bagi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, ini merupakan kemunduran besar karena ia mendapat tekanan di dalam negeri.

Pemulihan Status Quo dan Negosiasi Nuklir

Sebagian besar kesepakatan akan memulihkan status quo sebelum perang, termasuk mengakhiri permusuhan dan memulai kembali negosiasi nuklir.

Selat Hormuz, jalur penting minyak dan gas dunia, akan dibuka kembali setelah ditutup akibat perang.

Kesepakatan juga mencakup penghentian pertempuran di Lebanon antara Israel dan Hizbullah. Namun, dokumen yang bocor tidak menyebutkan penarikan Israel dari Lebanon, meskipun Iran mendesaknya.

Dua orang yang mengetahui nota kesepahaman itu mengatakan isinya sebagian besar cocok dengan yang dilaporkan Al Arabiya.

Pejabat lain juga membenarkan bahwa versi yang dipublikasikan Bloomberg dan Al Arabiyah sesuai dengan kesepakatan akhir.

alt under
D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
alt mid
📰 Update Terbaru