Kim telah menghabiskan lebih dari 15 tahun berkomunikasi dengan penonton sebagai komedian.
Di “Malja Show,” pengalaman itu menjadi alat utamanya, bersama improvisasi cepat dan sikap akrab yang membuat orang terbuka.
Acara itu tidak memiliki naskah.
Iramanya berasal dari mendengarkan dan empati, yang telah membentuk pertukaran Malja Grandma dengan penonton selama tiga tahun terakhir.
Seiring respons penonton meningkat, panggung karakter itu meluas.
KBS mengembangkan segmen “Communication Queen Malja Grandma” yang berdurasi sekitar 10 menit di “Gag Concert” menjadi “Malja Show” mandiri selama 90 menit yang telah tayang sejak Januari.
Kim juga membawa karakter itu dalam tur, dengan pertunjukan pada 27 Juni di Busan Cultural Center.
Rekan Melihat Potensi 'Malja Show'
Komedian Jung Beom-kyun, 40 tahun, sering tampil di samping Malja Grandma di “Malja Show” dan membantu memandu penonton.
Perannya tenang tetapi sentral.
Jung pernah melihat Kim melakukan aksi serupa di teater kecil di Daehangno, Seoul, tempat ia melakukan pertunjukan seperti itu selama lima atau enam tahun.
Ia pikir format itu bisa bekerja di panggung yang lebih besar dan membantu merencanakan “Malja Show” bersamanya.
Saat Kim mencoba berhenti setelah hanya tiga minggu, Jung membujuknya untuk melanjutkan.
Hubungan Kim dan Jung sudah berlangsung 16 tahun. Kim menjadi komedian KBS pada 2010 sebagai bagian dari angkatan rekrutmen ke-25.
>>> RM BTS Jadi Duta Global Pertama Museum Nasional Korea
Jung tiga angkatan di atasnya, meskipun lebih muda. Keduanya membangun reputasi di “Gag Concert” melalui sindiran, bukan slapstick.
Kim menjadi populer di sketsa “Two-Person Debate,” di mana ia mengkritik patriarki sehari-hari.
Jung menarik perhatian di “Mantis Kindergarten,” di mana ia mengejek kekuasaan politik dengan kalimat seperti, “Tidak sulit menjadi anggota Majelis Nasional.