Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan kritik terhadap Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni pada Sabtu (21/6).
Trump menulis di media sosialnya bahwa Meloni "berkali-kali meminta" foto bersama saat pertemuan G7 di Prancis.
>>> AS dan Iran Akan Berunding di Swiss, Teheran Tutup Selat Hormuz Lagi
Ia juga mengecam Italia karena dinilai tidak bekerja sama selama perang melawan Iran.
Pernyataan Trump memperdalam perseteruan yang dimulai pekan ini setelah wawancaranya dengan stasiun televisi Italia La7.
Dalam wawancara itu, Trump mengklaim Meloni "memohon" untuk difoto bersama di KTT G7.
Meloni menyebut klaim tersebut "benar-benar palsu" dan menegaskan bahwa serangan Trump tidak beralasan.
Perseteruan ini menyebabkan Menteri Luar Negeri Italia membatalkan rencana kunjungan ke AS.
Pemerintah Meloni pun bersatu membela perdana menteri mereka.
Dalam unggahan di platform media sosialnya, Trump menulis, "Perdana Menteri Italia Gigiorgia Meloni meminta, berulang kali, untuk berfoto dengan saya selama pertemuan G-7 di Prancis."
Ia awalnya salah mengeja nama depan Meloni, tetapi kemudian diperbaiki.
Trump melanjutkan, "Dia sedang tidak populer di Italia, mungkin karena dia menolak Amerika Serikat, Negara yang benar-benar mencintai dan melindungi Italia, ketika menyangkut pencegahan Iran memperoleh atau mengembangkan Senjata Nuklir (Tapi NATO juga melakukan hal itu!
)."
Meloni segera merespons melalui pernyataan di Instagram.
"Serangan yang terus-menerus dan tidak beralasan ini tidak masuk akal," katanya.
"Mengenai popularitas saya, menjadi teman Anda tentu tidak membantunya, juga tidak tergantung pada hubungan saya dengan Anda.
Popularitas saya tergantung pada kemampuan saya membela kepentingan nasional Italia, dan itulah yang selalu saya lakukan," tulis Meloni.
>>> Iran Tutup Selat Hormuz, Negosiasi dengan AS Dimulai Minggu