>>> CORTIS Coba Istilah Viral Indonesia, dari 'Izin' sampai 'Jujur Janggal'
Kondisi Bisnis Bioskop yang Sulit
Kekhawatiran ini muncul saat bisnis bioskop Korea terus berjuang melawan perubahan kebiasaan menonton.
Menurut Korean Film Council, total pendapatan bioskop mencapai 1,05 triliun won pada 2025, turun 12,4 persen dari tahun sebelumnya.
Angka tersebut hanya 57,3 persen dari rata-rata tingkat yang tercatat antara 2017 dan 2019, sebelum pandemi.
Jumlah penonton bioskop mencapai 106 juta tahun lalu, kurang dari setengah rata-rata sebelum pandemi.
Angka-angka ini menyoroti tantangan industri, dengan Megabox berada dalam posisi terlemah.
Pada kuartal pertama 2026, CGV mencatat penjualan 573,4 miliar won dan laba operasi 8,7 miliar won.
Lotte Cultureworks, operator Lotte Cinema, melaporkan penjualan 124,6 miliar won dan laba operasi 7,9 miliar won.
Sementara itu, Megabox JoongAng melaporkan penjualan 61,8 miliar won tetapi masih merugi dengan kerugian operasi 1,4 miliar won.
Masa Depan Merger Megabox dan Lotte Cinema
Krisis ini juga menimbulkan ketidakpastian atas rencana merger antara Megabox dan Lotte Cinema.
Kesepakatan yang dipandang banyak pihak sebagai potensi penyelamat bagi bisnis bioskop Korea itu telah dalam pembicaraan sejak tahun lalu.
>>> CORTIS Debut di Allo Bank Festival 2026, Martin Teriak 'Indonesia Mana Suaranya?'
Perjanjian awal kedua perusahaan akan berakhir pada 30 Juni. Meskipun ada komplikasi akibat pengajuan restrukturisasi, diskusi kemungkinan akan berlanjut di bawah pengawasan pengadilan.